Jakarta Selatan jadi Tangkapan Terbesar Pasar Kondominium Baru

Oleh : Ridwan | Kamis, 23 Februari 2023 - 21:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sektor kondominium masih menghadapi tantangan untuk terus bertahan. Hal ini ditenggarai belum pulihnya daya beli konsumen setelah pandemi.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan tambahan 6.222 unit stok baru di semester akhir 2022. Jumlah tersebut belum termasuk unit-unit baru yang akan mengantri masuk ke pasar tahun 2023.

Meski demikian laporan Jakarta Property Highlight terbaru mencatat pertumbuhan penjualan mencapai 95,7% di semester kedua tahun 2022. 

Laporan juga mencatat bahwa dominasi dalam transaksi sektor kondominium berasal dari kelas menengah, yaitu sebesar 40% di semester kedua tahun 2022. 

Syarifah Syaukat, Senior Research Advisor dari Knight Frank Indonesia menyebut bahwa unit kondominium siap huni saat ini menjadi pilihan utama bagi para konsumen karena kepastian unit yang telah siap diserah-terimakan ke konsumen. Sementara itu, rerata penjualan stok baru mencapai 64,2%. 

"Kami juga mencatat bahwa Jakarta Selatan masih menjadi area tangkapan terbesar pasar kondominium baru saat ini," katanya di Jakarta, Kamis (23/2).

Dalam area regional Asia Pasifik, Jakarta menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan properti yang positif di tahun 2022, bersama dengan Tokyo, Mumbay, Bangkok dan Singapura.

Country Head dari Knight Frank Indonesia, Willson Kalip mengatakan, walaupun pertumbuhan pasar kondominium masih perlahan, sektor ini memiliki resiliensi yang cukup tinggi. 

"Transaksi segmen menengah terus mendominasi dalam 2-3 tahun terakhir ini. Ke depan, ceruk pasar ini perlu diantisipasi lebih baik dengan strategi digital marketing dan sistem pembayaran yang aksesibel disertai dorongan insentif," terang Willson.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →