Ini Upaya Menperin Agus Bidik 2 Juta Produk IKM Masuk e-Katalog LKPP

Oleh : Ridwan | Selasa, 20 Desember 2022 - 09:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terus mendorong sebanyak-banyaknya industri kecil dan menengah (IKM) masuk ke dalam e-katalog yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Target kita tahun 2023 ada 2 juta produk IKM masuk e-Katalog. Intinya kita akan dorong sebanyak-banyaknya," kata Menperin Agus di Jakarta (1912).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Menperin Agus menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 46 Tahun 2022 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri untuk Industri Kecil.

"Dengan adanya peraturan ini, industri kecil dapat melakukan penghitungan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan self-assessment dan dilaporkan melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Industri kecil akan memperoleh sertifikat paling lambat dalam waktu lima hari dan seluruh prosesnya bebas biaya," jelasnya.

Lebih lanjut, Menperin Agus menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan sertifikat TKDN untuk industri kecil bersifat bebas biaya atau gratis.

Untuk itu, Menperin mengimbau kepada dinas perindustrian terkait untuk memberikan pembinaan kepada IKM di daerah masing-masing agar dapat memanfaatkan aturan tersebut.

Upaya tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi kelesuan ekonomi global yang membuat pasar Eropa dan Amerika Serikat.

"Market global akan lesu, satu-satunya cara adalah memperkuat pasar domestik. Jangan sampai pasar domestik justru dimanfaatkan produk impor," tutup Menperin.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →