Hutama Karya Raih Kontrak Baru Pembangunan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Sanglah

Oleh : Hariyanto | Selasa, 22 November 2022 - 15:11 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Denpasar - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali meraih kepercayaan Owner proyek untuk melanjutkan pekerjaan tahap dua di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah di Denpasar, Bali yakni Pembangunan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak. 

Sebelumnya, penandatangan kontrak telah dilakukan pada Jumat (28/10/2022) lalu, antara Dirut RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M.Kes dan Plt. Executive Vice President (EVP) Divisi Gedung, Nyoman Endi Mahendra di RSUP Sanglah, Bali.

Selang tiga minggu pasca ditandatanganinya kontrak tersebut, tepatnya Kamis (17/11/2022) dilakukan peletakan batu pertama secara bersamaan dengan 6 rumah sakit lainnya yang bertepatan dengan puncak acara G20 Summit. 

Ground Breaking dilakukan hybrid yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si., Presiden Islamic Development Bank (IsDB), H.E. Dr. Muhammad Sulaiman Al Jasser, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama RSUP dr. I Wayan Sudana, Wakil Direktur Utama Hutama Karya Aloysius Kiik Ro dan Direktur Operasi II Hutama Karya Gunadi.

Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa dengan adanya proyek ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. selain itu juga proyek ini merupakan upaya dari Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, dikarenakan sebagian besar kematian seorang ibu disebabkan oleh pendarahan hebat dan hipertensi.

“Kondisi ini sebenarnya dapat dicegah pada semua ibu melalui perawatan medis yang tepat. Sangat penting dilakukan peningkatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan ibu dan anak,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Direktur Operasi II Hutama Karya Gunadi menyampaikan bahwa proyek senilai Rp 171 Miliar ini merupakan proyek Non Joint Operation (NJO) dimana Hutama Karya akan menggarap pekerjaan utama yang dimulai dari pekerjaan struktur; arsitektur; mekanikal, elektrikal, elektronika, dan perpipaan hingga landscape.

“Pada tahap 1 kami membangun Aesthetic Center, dan di tahap dua ini kami membangun Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak. Dalam pengerjaannya, kita kembali akan mengoptimalkan penerapan BIM. Gedung ini nanti nya akan memiliki luas 18,226,7 m2 dengan jumlah 6 lantai yang terdiri dari B1, lantai 1 - 4 dan yang terakhir bagian atap,” ujar Gunadi.

Lebih lanjut Gunadi menambahkan bahwa masa pembangunan proyek ini selama 390 hari kalender dengan perkiraan rampung pada akhir November 2023. Dalam upaya percepatan, Hutama Karya menerapkan teknologi BIM pada proses pembangunannya, mulai dari target 3D untuk melakukan clash detection sehingga mencegah adanya ketidakcocokan desain dan rework, lalu target 4D dapat melihat pertumbuhan konstruksi dengan visualisasi progres, hal ini membuat action plan penyelesaian dan percepatan lebih tajam, hingga sampai ke Target 7D dimana keseluruhan data nantinya akan terintegrasi dan akan diserahkan kepada pengelola bangunan yang berfungsi untuk mempermudah operasi dan perawatan bangunan, sehingga proyek ini akan lebih efektif dan efisien dalam proses pembangunannya. 

“Seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan, rumah sakit ini nantinya akan membawa manfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan sumber daya kesehatan, mendukung program Kementerian Kesehatan dalam menciptakan manusia yang sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bali,” tutup Gunadi, Direktur Operasi II Hutama Karya.

Dalam pembangunan pelayanan kesehatan Ibu dan anak RSUP Sanglah, Hutama Karya akan mengaplikasikan finishing dengan tema bernuansa Bali, seperti penggunaan pepalihan yaitu dasar berupa bebatuan yang memanjang sebagai tempat untuk penerapan, menaruh, menempel dan memahat motif ornamen keketusan. 

Selain itu akan digunakan Murda pada Atap, dimana Murda merupakan perlambang para pemilik rumah atau dalam kepercayaan, mengharapkan keselamatan dengan motif motif tertentu. RSUP Sanglah merupakan pergantian nama baru dari RS Sanglah yang sudah didirikan pada tahun 1959, berlokasi di Jl. Diponegoro Denpasar dan memiliki banyak klinik spesialis unggulan, serta menjadi rumah sakit terluas di Pulau Dewata Bali dengan luas lahan 13,5 Ha2.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →