Bekasi Fajar Industrial Estate Tanam 20.500 Pohon Mangrove

Oleh : kormen barus | Senin, 14 November 2022 - 22:08 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) berkolaborasi dengan PT Megalopolis Manunggal Industrial Development (MMID) melalui wadah MM2100 Peduli melakukan penanaman mangrove tahun ini mencapai 20.500 pohon di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat.

Corporate Secretary BEST, Herdian mengatakan kegiatan penanaman mangrove yang ke-6 ini merupakan lanjutan sejak tahun 2015 dan sempat terhenti pada tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid19.

"Kegiatan ini juga melibatkan keikutsertaan 30 tenant dari Kawasan Industri MM2100 seperti Seiwa Indonesia, Toyota Boshoku, Mayora dan Yamaha Music serta juga bekerjasama dengan Forum Pencinta Alam Kawasan Industri (FPAKI) MM2100," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/11).

Menurut Herdian, penanaman mangrove saat ini diprioritaskan di muara sungai, mengingat ancaman abrasi pantai yang masih terjadi, manfaat hutan mangrove bagi lingkungan dan kehidupan antara lain sebagai tempat berlindung dan memijah bagi udang dan ikan dan perendam gas emisi yang berasal dari efek rumah kaca.

"Dengan pelaksanaan penanaman mangrove yang baru saja dilaksanakan diharapkan program CSR lainnya seperti pendidikan, sosial, kesehatan dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan bersama dengan para tenant di Kawasan Industri MM2100 dan perusahaan/lembaga lainnya melalui wadah MM2100 Peduli yang dapat memberikan hasil yang lebih baik kepada masyarakat yang membutuhkannya baik secara langsung maupun tidak langsung dan diharapkan akan terus berkelanjutan," ujarnya.

              

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →