Lindungi Kawasan Candi Prambanan, Kementerian PUPR Bangun Groundsill Sungai Opak

Oleh : Hariyanto | Minggu, 06 November 2022 - 11:52 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta - Dalam kunjungan kerja ke D.I Yogyakarta, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada Sabtu (5/11/2022) meninjau pembangunan pengendali elevasi dasar sungai (Groundsill) Sungai Opak yang tengah dibangun. 

Pembangunan groundsill tersebut bertujuan untuk mengendalikan elevasi dasar sungai, serta mengamankan jembatan jalan nasional Jogja - Solo dan jembatan penghubung area Candi Prambanan. 

Dalam tinjauan tersebut Menteri Basuki menginstruksikan agar di sekeliling bangunan groundsill dilakukan penghijauan dengan tanaman merambat. 

"Tolong ditanami tanaman di kiri dan kanan tebing sungai yang sudah dibangun groundsill agar lebih natural tidak hanya beton," kata Menteri Basuki.  

Menteri Basuki mengatakan, pembangunan Groundsill bertujuan untuk mempertahankan dasar sungai agar tidak terjadi penurunan. “Kita buat groundsill (dam pengendali dasar sungai) di hilir dengan meninggikan dasar sungai supaya arusnya tidak terlalu deras dan menghantam kiri dan kanan tebing,” ujar Menteri Basuki. 

Groundsill juga berfungsi untuk menahan besarnya arus sungai dan banjir yang berpotensi merusak pondasi jembatan jalan nasional Jogja - Solo dan jembatan penghubung area Candi Prambanan yang dilalui Sungai Opak. 

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Ditjen Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunan groundsill Sungai Opak pada TA 2022 dengan nilai kontrak Rp52,6 miliar. Pembangunan tersebut mencakup penataan wisata Prambanan riverfront untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di kawasan Candi Prambanan.

Pembangunannya dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana Arafah – Citra, KSO dan konsultan PT. Ika Adya Perkasa - CV. Kautsar Susilo Abadi, KSO. Saat ini progres konstruksinya sudah 93,01% dan ditargetkan rampung pada Desember 2022.

"Total panjang sungai yang ditangani pada tahun 2022 sepanjang 900 meter pada dua sisi, untuk dinding penahan tanah pengamanan kawasan wisata Candi Prambanan. Selanjutnya terdapat usulan rencana penanganan ke bagian hulu sepanjang 400 m," kata Kepala BBWS Serayu Opak Dwi Purwantoro.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →