Ketersediaan SDM yang Kompeten Picu Kinerja Positif Industri Kulit di Kuartal II 2022

Oleh : Hariyanto | Minggu, 30 Oktober 2022 - 12:08 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri kulit merupakan salah satu subsektor industri pengolahan nonmigas yang memiliki kinerja positif. Ini tercermin pada capaian produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) di industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki yang menembus Rp7,57 triliun pada kuartal II tahun 2022.

Capaian tersebut mengalami kenaikan hingga 13,12% secara tahunan (y-o-y) apabila dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,7 triliun. Kenaikan ini didorong tingginya permintaan ekspor, investasi, serta pengalihan order ke Indonesia.

“Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten menjadi salah satu faktor mulusnya kinerja industri kulit nasional. Untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kerja di industri kulit, Kementerian Perindustrian memiliki unit pendidikan vokasi melalui Politeknik Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta (Politeknik ATK Yogyakarta),” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan di Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Arus mengemukakan, Politeknik ATK Yogyakarta telah berdiri sejak tahun 1954. Kampus yang genap berusia 68 tahun ini sudah banyak mencetak pekerja dan wirausaha industri di bidang pemrosesan kulit serta memproduksi berbagai produk kulit seperti jaket, sepatu, tas, dan sarung tangan.

“Politeknik ini memang memiliki kekhususan di bidang pemrosesan kulit. Artinya, unit pendidikan vokasi kami spesifik dan teknis, dengan menerapkan model pendidikan dual system yang berbasis kompetensi,” ungkapnya.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →