Gelaran FLOII Convex 2022 Dikunjungi Tiga Menteri Selama Tiga Hari Berturut-turut

Oleh : Hariyanto | Kamis, 20 Oktober 2022 - 09:47 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pameran dan konferensi florikultura terbesar di Indonesia, Floriculture Indonesia International (FLOII) Convex 2022 berhasil mencuri perhqtiqn masyarakat hingga dijunjungi oleh tiga Menteri secara berturt-turut. Pembukaan FLOII Convex di hari pertama (14/10/2022) dihadiri oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini. 

Dalam pidato sambutannya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan bangga kepada panitia beserta seluruh elemen atas inisiatif sekaligus keberanian dalam menggelar pameran tanaman hias FLOII Convex 2022. 

"Ini sudah lama saya tunggu momentumnya, bagaimana kita bisa mengangkat kekayaan Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia," kata Risma.

Menteri Risma juga antusias dan tertarik pada tanaman-tanaman hias yang dipamerkan di FLOII yang menurutnya sangat cantik ragamnya dan unik.

Di hari kedua (15/10/2022), FLOII dikunjungi oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki. Dalam kunjungannya, Teten Masduki sempat singgah di salah satu booth pameran yang memamerkan tanaman dari famili Anthurium. 

Selain itu, Teten juga mengapresiasi penyelenggaraan kontes tanaman yang bisa memperkaya wawasan khalayak mengenai ragam tanaman hias di Indonesia. “Saya hobiis (tanaman hias). Tapi sudah lama vakum, sekitar 10 tahun, karena ngurus politik,” ujar Teten Masduki sambil berkelakar.

Hari ketiga (16/10/2022) Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, beserta jajaran Kementerian Pertanian mengunjungi FLOII. Hadir juga pada kesempatan yang bersamaan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadli Imran yang turut mengunjungi FLOII. 

Syahrul Yasin Limpo bahkan ikut berpartisipasi dalam lelang dengan ikut bid tanaman Aliensis atau yang dikenal dengan nama Kings of Sanseviera dengan harga Rp 5,5 juta. Namun sayang, ada penawar lain yang mengidamkan tanaman tersebut dengan harga lebih tinggi. Alhasil, tanaman tersebut jatuh ke tangan Kunzo Nishihata, seorang plant enthusiast dari Jepang yang merupakan pemburu tanaman hias ke sejumlah negara.

Ketika menyampaikan sambutannya sebelum pelaksanaan lelang, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, tanaman hias merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus dimanfaatkan secara optimal. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat Kementerian Pertanian akan mengajak pihak-pihak terkait untuk membantu mempromosikan tanaman hias asal Indonesia ke luar negeri. 

Rencananya, pemerintah akan menggelar kunjungan kerja ke Amerika Serikat dan Qatar, sehingga floriculture dapat menjadi produk unggulan yang menjadi komoditas ekspor.

"Bulan depan saya juga akan berbicara dengan diaspora. Tanaman hias tentu akan menjadi bahan jualan para diaspora yang ada di seluruh dunia. Harus ada yang bisa dilakukan Kementerian Pertanian, kalau saya dengan ekspornya terganjal karena ada 16 kali pungutan, maka nanti kami akan hajar. Bagaimana mungkin kita bisa bersaing dengan negara luar, kalau hal seperti ini belum bisa dihadapi," imbuh Syahrul Yasin Limpo.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →