Mei 2017, Jumlah Penumpang Angkutan Udara Mencapai 7,2 Juta Orang

Oleh : Ridwan | Senin, 03 Juli 2017 - 12:56 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jumlah penumpang angkuta udara yang diberangkatkan pada bulan Mei 2017 sebanyak 7,2 juta orang. Angka tersebut naik 2,47 persen jika dibandingkan dengan periode April 2017. Kenaikan tertinggi jumlah penumpang terjadi di Bandara Hasanuddin, Makasar sebesar 5,56 persen.

Sementara itu, jumlah penumpang domestik periode Mei 2017 naik 9,84 persen menjadi 34,6 juta orang. Sedangkan jumlah penumpang internasional mencapai 6,7 juta orang atau naik 13,33 persen dibanding periode yang sama tahun 2016.

"Jumlah penumpang terbesar tercatat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta mencapai 8,5 juta orang atau naik 24,74 persen dari keseluruhan penumpang domestik," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto di Jakarta (3/7/2017).

Sementara itu, jumlah penumpang angkuta udara ke luar negeri pada bulan Mei 2017 sebanyak 1,3 juta orang atau turun 3,83 persen dibandin bulan April 2017. "Penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Hasanuddin, Makasar sebesar 24,48 persen," terangnya.

Menurut Suhariyanto, selama periode Januari-Mei 2017, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri, baik menggunakan penerbangan nasional maupun asing mencapai 6,7 juta orang.

"Jumlah penumpang ke luar negeri terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 3,0 juta orang, disusul Ngurah Rai, Denpasar yang mencapai 2,2 juta orang," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →