Capek Menunggu, Luhut Tagih Elon Musk: Mau Kau Bagaimana?

Oleh : kormen barus | Selasa, 23 Agustus 2022 - 08:44 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Rencana investasi Tesla sampai saat ini belum menemukan kepastian. Padahal Presiden Joko Widodo  sudah bertemu dengan CEO Tesla Elon Musk.

 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bakal melakukan lawatan ke Amerika Serikat, untuk meminta kejelasan investasi dari Tesla.

"Tesla sudah masuk sebagian, tapi belum masuk investasinya. Saya akan ke Amerika bulan depan. Saya akan ketemu dengan Elon, mau bicara 'eh mau kau gimana?' sama dia," kata Luhut saat memberi Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin, Minggu (21/8/2022), seperti yang dikutip industry.co.id.

Menurutnya, pemerintah sedang mengejar Tesla untuk segera melakukan investasi secara penuh di Indonesia. Melihat beberapa kompetitor mulai masuk ke Indonesia seperti Ford.

"Karena si Ford ini sudah mulai masuk juga. dia pusing juga Ford duitnya banyak," kata Luhut.

Sebelumnya dalam dialog eksklusif di segmen Economic Update Program Squawk Box CNBC Indonesia, Senin (8/8/2022), Luhut menyebut nilai kontrak pembelian nikel dari Tesla mencapai US$ 5 miliar atau setara Rp 74,5 triliun.

"Mereka sudah membeli, nah itu bagus, dua produk Indonesia satu dari Huayou, satu lagi di mana. Dia sudah tandatangan kontrak untuk lima tahun. Jadi tahap pertama dia sudah masuk," kata Luhut.

Luhut mengatakan kontrak itu akan digunakan untuk baterai lithium di Tesla. Adapun lokasi tepatnya untuk nikel yang dikontrak Tesla yakni di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.sumber CNBC.

 

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →