Menko Airlangga Sebut Tata Kelola ESG Dongkrak Kinerja Perusahaan

Oleh : Ridwan | Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:55 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa konsep tata kelola perusahaan Environment, Social and Governance (ESG) berkorelasi positif terhadap kinerja perusahaan.

Hal ini disampaikan Airlangga melalui pidato sambutan secara virtual di acara Executive Seminar on Business: Optimizing ESG and Corporate Performance towards Business Sustainability, yang diselenggarakan oleh Forum Ekselen Bisnis Indonesia (Febindo) dan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) di Jakarta, Kamis (28/7).

"Selain mengamankan pertumbuhan ekonomi, (ESG) juga membuka akseptansi bisnis lebih luas di pasar global, dan mengurangi tekanan regulator dan LSM," kata Airlangga.

Tantangan yang dihadapi Indonesia pun kini kian bervariasi. Belum rampung badai pandemi Covid-19, Indonesia harus dihadapi oleh konflik Rusia-Ukraina dan perubahan iklim yang mengakibatkan kenaikan harga sejumlah komoditas.

Dijelaskan Menko Airlangga, untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, dirinya mendorong perusahaan untuk mengurangi emisi dan ekonomi yang berkelanjutan.

"Oleh karena itu, penting dunia usaha untuk mengimplementasikan ESG demi menghindari risiko tak terduga," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Febindo Faisal Yusra mengatakan, ESG sudah teruji sebagai salah satu kunci ujtuk mewujudkan kinerja bisnis yang ekselen, berkelanjutan dan berdaya saing global.

"Febindo selaku mitra dunia usaha berkomitmen untuk mendukung pengimplementasian ESG pada dunia usaha," tuturnya.

Seminar ini pun turut menghadirkan sesi diskusi interaktif yang menghadirkan empat pembicara kunci yakni Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi, Deputy CEO Indonesia Investment Authority (INA) Arief Budiman, Dewan Pembina IICD Sidharta Utama, dan Direktur Kepatuhan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ahmad Solichin Lutfiyanto.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →