VW Siap Bawa Duit ke RI, Menteri Bahlil: Mereka Sudah Kunjungi KIT Batang

Oleh : Ridwan | Jumat, 22 Juli 2022 - 12:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan Volkswagen (VW) telah mengunjungi Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang belum lama ini. 

Adapun, tujuan kunjungan tersebut terkait dengan rencana Volkswagen untuk investasi pabrik baterai kendaraan listrik (EV) di dalam negeri.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa dirinya belum dapat membeberkan nilai investasi yang akan dilakukan oleh VW karena masih dalam tahap negosiasi. 

Namun demikian, Bahlil optimistis realisasi investasi baterai listrik VW di KIT Batang akan terealisasi tahun ini.

"(Negosiasinya) itu baru 60% - 70%. Mereka minta beberapa insentif dan minta beberapa kapasitas cadangan bijih nikel. Sekarang kami lagi siapkan," kata Bahlil di Jakarta, kemarin.

Bahlil menilai, VW merupakan salah satu perusahaan kendaraan listrik terbaik dunia. Hal tersebut ditunjukkan dengan pangsa pasar mobil listrik VW di Eropa sebesar 30%.

Selain di KIT Batang, VW juga berencana membangun pabrik pengolahan nikel di Sulawesi Tengah. Adapun, produk yang akan dihasilkan dari investasi di Sulawesi Tengah adalah prekursor dan katoda yang menjadi bahan baku industri baterai kendaraan listrik.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →