Festival Beduk Jadi Tradisi Pemkab Purwakarta di Malam Takbiran

Oleh : Ridwan | Sabtu, 24 Juni 2017 - 10:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Purwakarta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menggelar festival tabuh beduk, pada malam takbiran lebaran 2017, Sabtu malam (24/6). Festival ini akan diikuti sekitar 999 bedug berbagai macam ukuran.

Festival ini, diikuti oleh OPD, desa atau kelurahan, BUMN, BUMD, perusahaan, serta pengelola hotel. Dan sudah menjadi tradisi khas masyarakat Purwakarta dalam 10 tahun terakhir.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengatakan, pihaknya ingin ada takbiran keliling saat menyambut malam 1 Syawal 1438 H. Akan tetapi, takbiran tersebut terkonsentrasi di satu titik. Yaitu, di sepanjang Jl KK Singawinata.

"Saat menyambut hari kemenangan, biasanya kita merayakannya dengan menabuh dulag (beduk). Tabuh dulag ini sudah jadi tradisi," ungkap Dedi Mulyadi di Purwakarta (24/6/2017).

Ia menambahkan, festival beduk tidak bisa dihilangkan ataupun, dilarang. Mengingat saat ini di sejumlah daerah takbiran keliling sudah dilarang.

Di Purwakarta takbir keliling justru diselenggarakan. Serta, didukung oleh pemdanya. Bahkan, dibuatkan festivalnya agar masyarakat juga antusias mengikuti takbiran keliling ini. "Masyarakat juga boleh mengirimkan tim penabuh bedugnya," ujar Dedi.

Dengan cara ini, pihak Pemkab Purwakarta berharap tradisi tabuh bedug tidak akan hilang. Namun, penyelenggaraanya bisa tertib dan aman. Mengingat, ada ruang khusus untuk festival ini.

Dalam festival ini akan ada tiga pemenang serta 20 hadiah hiburan bagi lainnya. Karenanya, dalam festival bedug ini akan ada penilaian dari dewan juri. Adapun kriteria penilainnya, yaitu, kreativitas tabuh, dekorasi, penampilan serta harmonisasi. "Para peserta akan berkumpul dan melakukan daftar ulang pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIB," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →