Dua Menteri Jokowi Berbagi Tugas Rayu Tesla dan Foxconn Bawa Duit ke RI

Oleh : Ridwan | Kamis, 21 Juli 2022 - 08:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dua Menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia akan berbagi tugas untuk menggaet investasi kakap di sektor industri mobil listrik, yakni Tesla dan Foxconn.

Menteri Bahlil mengatakan, untuk tugas menggaet investasi Tesla, itu akan dikerjakan oleh Menteri Luhut, sementara dirinya akan mengurusi investasi Foxconn.

"Kami sudah bagi tugas. Untuk Tesla Pak Menko Luhut yang akan melakukan komunikasi intens terus menerus," ungkap Bahlil di kantornya, Jakarta, Rabu (20/7).

Sementara itu, Bahlil menyebut dirinya ditugaskan untuk berkomunikasi intens dengan Foxconn.

Ia menjelaskan, dirinya kurang memiliki relasi bagus dengan Amerika Serikat (AS). Oleh karena itu, investasi Tesla akan ditangani oleh Luhut.

"Jadi kalau untuk Elon Musk silakan ke Pak Menko, dari pada saya menjawab tidak sesuai harapan," terang Bahlil.

Menurut Menteri Bahlil, dengan komunikasi intens yang telah dilakukan pemerintah dengan sejumlah investor tersebut dirinya melihat ada tanda positif dari realisasi investasi Tesla di Indonesia.

"Tapi saya punya keyakinan Insya Allah ada tanda-tanda kebaikan," tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →