Sambut Lebaran, Pemerintah Apresiasi Peserta Mudik Gratis

Oleh : Ridwan | Kamis, 22 Juni 2017 - 03:47 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasi pemerintah terhadap sebagian warga Indonesia yang mengikuti program mudik gratis.

"Pada kesempatan ini saya sampaikan pesan Pak Presiden, pemerintah senang sekali sebagian dari warga Indonesia itu senang dan sepakat untuk ikut mudik bareng diantaranya yang membawa motor," katanya ketika menyapa sejumlah pemudik yang akan mengikuti program mudik gratis Kemenhub di Pelabuhan Nusantara Pura Tanjung Priok, Rabu (21/6/2017)

Menhub Budi telah melakukan pengecekan terhadap KM Dobonsolo yang akan berlayar menuju Semarang pada pukul 4 sore nanti dan disela-sela aktivitas tersebut, ia menyempatkan diri untuk menyapa para penumpang.

Diketahui bahwa beberapa dari penumpang KM Dobonsolo akan melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing setelah kapal tersebut tiba di pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Menurut data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik yang telah terdaftar untuk ikut mudik gratis pengendara roda dua pada hari Rabu (21/6) mencapai 2069 jiwa dan 971 unit motor.

KM Dobonsolo, dibawah program mudik gratis Kemenhub, berlayar mengangkut pemudik pengendara motor roda dua dengan rute Jakarta-Semarang pada tanggal 17, 19, 21, 22 dan 23 Juni 2017.

Sebelumnya, Menhub telah mengimbau para pemudik yang hendak pulang kampung menggunakan sepeda motor untuk berpartisipasi dalam program mudik gratis ketimbang mengendarai sepeda roda dua.

"Kan asik, mudik bersama dengan motor, (diatas kapal) bisa mandi dahulu, kemudian lanjutkan perjalanan sampai Demak, Blora, Pati, Temanggung, Purwodadi, Randublatung, Jepara, Grobogan, Boyolali," ujarnya.

Ia juga mengimbau agar para penumpang dapat menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan kapal yang akan memakan waktu kurang lebih 14 jam itu.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →