Dahsyat! Nilai Ekspor Indonesia Tembus USD 88,29 Miliar di 2021, Meroket 43,56%

Oleh : Ridwan | Kamis, 02 Juni 2022 - 18:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Nilai ekspor Indonesia mengalami kenaikan signifikan hingga USD 88,29 miliar di 2021. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 43,56% pada periode yang sama tahun sebelumnya secara year-on-year (yoy).

Direktur Fasilitas Kepabeanan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Untung Basuki menyebut, tren tahunan meningkat signifikan setelah impor Fasilitas Kawasan Berikat (KB) & Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) mengalami penurunan dan mengalami kenaikan selama 2 bulan terakhir yang didorong pemberian insentif fiskal melalui fasilitas kepabeanan.

“Insentif fiskal dinilai efektif menumbuhkan ekonomi melalui peningkatan kinerja ekspor. Pada tahun 2021, tercatat nilai ekspor mencapai USD88,29 miliar atau tumbuh sebesar 43,56 persen (year on year) dibandingkan pada tahun 2020,” katanya di Jakarta, Kamis (2/6/2022).

Untuk mempertahankan kinerja ekspor, Bea Cukai akan terus berupaya menggali potensi ekspor, utamanya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program klinik ekspor.

”Klinik ekspor merupakan program yang diberikan Bea Cukai dengan pemberian edukasi, literasi, asistensi kepada perusahaan baik yang sudah ekspor maupun yang akan memulai ekspor,” tambahnya.

Menurutnya, kontribusi Ekspor KB-KITE Desember 2021 mengalami peningkatan cukup besar, begitu juga secara agregat tahunan baik Kontribusi dan Rasio Exim tumbuh positif.

Bea Cukai juga telah berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dan instansi daerah terkait untuk penggalian dan pengembangan potensi ekspor.

“Kami berharap melalui beragam fasilitas kepabeanan yang diberikan dapat meningkatkan daya saing industri dan devisa dalam negeri. Perusahaan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dalam negeri sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →