Gandeng Yayasan Happy Hearts Bangun PAUD, Sicepat Dukung Peningkatan Pendidikan di Timur Indonesia

Oleh : kormen barus | Jumat, 27 Mei 2022 - 18:40 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Indonesia memiliki 205.472 satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) pada tahun ajaran 2019/2020. Sebanyak 38.673 unit di antaranya terdapat di Jawa Timur, sekaligus menjadi yang terbanyak dibandingkan provinsi lainnya. Jawa Barat dan Jawa Tengah punya sekitar 28-29 ribu satuan PAUD.

Jumlah satuan PAUD di Sumatera Utara tercatat sebesar 9.036 unit, sementara Sulawesi Selatan dan Banten masing-masing di kisaran enam ribu unit. Lampung, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh juga punya sekitar lima ribu unit di wilayahnya.

Sementara itu, Papua Barat, Bangka Belitung, dan Kalimantan Utara menjadi tiga provinsi dengan jumlah satuan PAUD paling rendah, yakni di bawah seribu unit.

Dalam rangka itu, SiCepat  Ekspres  melalui  program  Corporate  Social  Responsibility  (CSR)  dukung  Yayasan  Happy  Hearts Indonesia dalam bangun PAUD Restu Amanda di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan PAUD Alam Manusak di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Simbolisasi peresmian PAUD dilakukan secara langsung oleh Rangga Andriana selaku perwakilan dari SiCepat Ekspres bersama Sylvia Beiwinkler selaku Chief Executive Officer Happy Hearts Indonesia pada 24 Mei 2022.

Melalui program  ini, SiCepat membantu bangun  Gedung PAUD Restu Amanda dan  PAUD Alam  Manusak meliputi 2 ruang kelas, 1 toilet, 1 wash station, serta pengadaan infrastruktur pembelajaran, mainan dan taman bermain. Estimasi waktu pembangunan diperkirakan akan berakhir pada bulan September 2022 mendatang.

The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres menyampaikan, "Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu momen  belajar yang penting bagi anak agar mendapat stimulasi pendidikan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang  anak usia pra-sekolah. SiCepat Ekspres selalu berusaha untuk menjalin kerjasama dengan beberapa  pihak dalam menjaga komitmen untuk membantu meringankan permasalahan pendidikan, salah satunya untuk membangun fasilitas sekolah agar anak-anak dapat lebih semangat belajar."

Sylvia Beiwinkler, Chief  Executive  Officer  Happy  Hearts  Indonesia menjelaskan, "Yayasan Happy  Hearts Indonesia memang  berfokus  untuk membangun sekolah  yang terdampak bencana  alam maupun  berada  di daerah  terpencil. Pada  kesempatan kali ini, kami berterima kasih pada SiCepat Ekspres atas  pembangunan fasilitas  sekolah  di  wilayah  Nusa  Tenggara  Barat dan  Timur  serta memiliki  komitmen atas pendidikan  di Indonesia agar anak-anak dapat sekolah dengan aman dan nyaman."

"Kami sangat berterima kasih kepada  SiCepat Ekspres  dan  Yayasan Happy Hearts Indonesia yang sudah membangun ruang kelas bagi anak-anak kami. Ruang kelas ini akan digunakan oleh anak-anak untuk belajar dan melakukan eksplorasi potensi serta menstimulasi yang dimiliki sebagai bakat yang dikembangkan. Kami juga berharap anak-anak semakin semangat dan bahagia, selain itu orang dewasa juga dapat ikut terlibat dalam proses belajar." jelas Yahya Adeo, Kepala Sekolah PAUD Alam Manusak.

Program  ini merupakan  salah satu komitmen SiCepat dalam mendukung  peningkatan pendidikan Indonesia terutama pendidikan usia dini di wilayah Indonesia bagian Timur. Pendidikan usia dini ini merupakan  gerbang awal yang mengantarkan anak-anak untuk mendapatkan pengalaman pertamanya di dunia belajar.

Selain membangun sekolah, SiCepat juga memberikan bantuan beasiswa penuh kepada seorang  siswa SMP Al-Chasanah dengan  memberikan bantuan alat belajar berupa  laptop untuk mendukung  kegiatan belajar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan untuk melunasi biaya pendidikan masuk sekolah dan biaya pendidikan perbulannya.

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →