Menperin Agus Ajak Qualcomm Investasi Industri Chip di Indonesia

Oleh : Ridwan | Selasa, 24 Mei 2022 - 16:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Davos - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan perusahaan semikonduktor, software, dan penyedia teknologi wireless asal Amerika Serikat, Qualcomm.

Kepada Chief Executive Officer Qualcomm Cristiano Amon, Menperin Agus menyampaikan peluang investasi untuk mendukung akselerasi digitalisasi di industri otomotif, yang memungkinkan keterlibatan industri kecil dalam rantai industri tersebut.

Selain itu, di masa pandemi, terjadi peningkatan penetrasi internet di Indonesia yang sangat massif sehingga membuat potensi pengembangan produk-produk penunjang konektivitas menjadi sangat mutlak.

“Karena itu, kami mengajak Qualcomm agar turut serta berperan aktif dalam proses ini,” kata Menperin usai bertemu CEO Qualcomm di sela-sela pembukaan paviliun Indonesia pada World Economic Forum 2022 di Davos, Swiss, Senin (23/5) waktu setempat.

Ia menyampaikan, saat ini Kementerian Perindustrian sedang membangun ekosistem atau produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti laptop dan tablet. 

Dalam upaya tersebut, dibutuhkan perusahaan yang mampu memasok chip yang merupakan salah satu komponen dalam produk. Oleh sebab itu, Menperin mengajak agar Qualcomm sebagai salah satu leader dalam produksi chip untuk mengambil bagian dalam upaya ini.   

“Kelangkaan chip belakangan ini menunjukkan bahwa dunia semakin mengalami percepatan menjadi semakin terdigitalisasi. Karena itu, dalam membangun dunia digital yang lebih maju, diperlukan dukungan investasi,” papar Agus.

Agus menambahkan, selain itu Kemenperin juga sedang membangun Indonesia Manufacturing Center yang akan menjadi pusat pengembangan teknologi manufaktur terbaru untuk Indonesia.

“Lewat pertemuan tersebut, kami mengharapkan Qualcomm dapat memberikan asistensi dalam pengembangan Indonesia Manufacturing Center,” pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →