Perdagangan Perdana, Harga TOPS Langsung Melejit 49,68%

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 16 Juni 2017 - 11:37 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) ditransaksikan sebesar Rp464 per saham dalam perdagangan perdana di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (16/06/2017). Jika dibandingkan dengan harga pada Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS) pada 12-13 Juni 2017 sebesar Rp310 per saham, maka harga tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 49,68%.

Dalam perdagangan perdana pagi ini, TOPS ditransaksikan sebanyak 104 kali dengan volume transaksi sebanyak 38.000 lot senilai Rp1,7 miliar.

“Dengan harga PUPS yang ditetapkan sebesar Rp310 per saham, maka kami memperoleh dana segar sekitar Rp516,46 miliar dari Penawaran Umum Perdana Saham ini sebanyak 1,666 miliar unit saham,” ujar Donald Sihombing, Direktur Utama TOPS, dalam kata sambutan menjelang pembukaan perdagangan perdana dan pencatatan saham di gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (16/06/2017).

Donald mengemukakan, sekitar 60% dari dana hasil PUPS tersebut akan digunakan untuk modal kerja, sekitar 5% untuk membiayai pengembangan bisnis konstruksi perseroan melalui pembelian mesin, alat berat dan peralatan konstruksi. Sementara itu, sisanya sekitar 35% akan digunakan untuk membiayai pelunasan utang perseroan.

Donald menjelasakan, dalam menjalankan usahanya sejak tahun 1996 di sektor konstruksi, perseroan menggunakan sistem Aluma, yakni metode konstruksi yang berfungsi untuk menyederhanakan proses penyusunan struktur bangunan. “Sistem itu yang menjadi sebagai salah satu keunggulan kami,” imbuh Donald.

Donald menuturkan, portofolio proyek perseroan meliputi sektor hunian, hotel, komersial, hingga fasilitas publik dan pemerintahan. Gencarnya pembangunan infrastruktur di dalam negeri, perseroan juga akan memperluas proyek hingga ke Jawa Barat dan Banten.

“Kita juga akan mengikut tender yang diselenggarakan pemerintah melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, saya yakin bisa ada tambahan 30-40% proyek baru dari pemerintah,” papar Donald.

Dalam PUPS ini, manajemen TOPS telah menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas (terafiliasi) sebagai penjamin pelaksana emisi efek IPO (underwriter).

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →