Kabar Baik dari Menko Airlangga: BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu untuk 20,5 Juta Warga Cair April Ini...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 13 April 2022 - 21:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah akan menggelontorkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng untuk masyarakat kurang mampu.


"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo , pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng untuk meringankan beban masyarakat akibat dampak dari lonjakan harga minyak sawit di pasar global," ujar Airlangga seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangannya (12/4/2022).

Menurut Menko Airlangga, bantuan tersebut akan diberikan kepada 20,5 juta keluarga penerima manfaat yang termasuk dalam Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Warung. 

Dimana nantinya, masing-masing penerima akan diberikan sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.

"Dan akan diberikan sekaligus untuk tiga bulan (April, Mei dan Juni) yang akan dibayarkan pada April 2022 sebesar Rp 300 ribu," jelasnya.

Dikatakan Airlangga lebih lanjut, dalam penyalurannya, pemerintah akan dibantu oleh jajaran TNI dan POLRI.

"Oleh karena itu, siang hari ini, saya menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) mengenai Program Bantuan Tunai Pangan (BLT Minyak Goreng) bersama dengan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati , Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemeliharaan Keamanan (Kakorbinmas Baharkam) Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan di Kantor Kemenko Perekonomian RI," pungkas Airlangga.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →