Setelah 54 Tahun, Bandara Tertua di Sri Lanka dibuka Kembali untuk Penerbangan
INDUSTRY.co.id - Bandara internasional pertama dan tertua di Sri Lanka, Bandara Ratmalana akhirnya dibuka kembali pada hari Minggu (27/3/2022) setelah hampir lima dekade.
Menurut pejabat penerbangan, untuk pertama kalinya penerbangan dari Maladewa mendarat di bandara Sri Lanka, penerbangan pertama dalam 54 tahun. Sesuai laporan, penerbangan Maladewa akan menjalankan tiga penerbangan setiap minggu ke Kolombo dan akan berkembang menjadi lima penerbangan per minggu di waktu mendatang.
Dilansir dari laman Times of India, pada hari Minggu, Bandara Ratmalana untuk pertama kalinya menyapa para wisatawan internasional dalam sebuah upacara yang diselenggarakan di bandara. Sebelum ini, maskapai Maladewa biasa mengoperasikan penerbangan hingga bandara Bandaranaike di Kolombo, yang berada di pinggiran negara itu.
Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Sri Lanka (CAASL), akan ada tiga penerbangan mingguan (Minggu, Selasa, dan Kamis) yang akan beroperasi antara Bandara Internasional Velana di Maladewa dan Bandara Ratmalana di Sri Lanka.
Menurut pejabat dari Maldivian Airlines, hampir 9000 penduduk Maladewa tinggal di dekat Bandara Ratmalana, yang sekarang akan membuat perjalanan menjadi nyaman bagi mereka.
Sejarah bandara
Bandara Ratmalana didirikan pada tahun 1938 di Kolombo, Sri Lanka. Ada suatu masa ketika itu dulunya adalah bandara internasional utama di Sri Lanka.
Namun, pada akhir 1960-an, Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake diresmikan dan Ratmalana diubah menjadi bandara domestik. Segera, bandara Bandaranaike menjadi bandara utama di Sri Lanka yang melayani penerbangan internasional. Tapi Ratmalana masih tetap menjadi bandara tertua di Sri Lanka.