Wisatawan ke Arab Saudi Tak Perlu Bukti Vaksin dan Tes PCR

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 25 Maret 2022 - 11:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Kementerian kesehatan Arab Saudi telah menghapus persyaratan perjalanan bagi mereka yang mengunjungi Kerajaan. Kini, wisatawan yang tiba di Arab Saudi tidak lagi harus menunjukkan bukti vaksinasi terhadap Covid-19. 

Wisatawan juga tidak perlu mengikuti tes PCR sebelum keberangkatan ke Kerajaan dan juga tidak perlu dikarantina ketika mereka tiba.

Kementerian mengumumkan perubahan dalam unggahan di Twitter pada Seni (21/3/2022) malam waktu setempat. Keputusan itu diambil karena penurunan jumlah kasus positif Covid-19 sekarang kurang dari empat persen. Selain itu, tingkat vaksinasi di Kerajaan telah mencapai 99 persen untuk mereka yang berusia 12 tahun atau lebih.

Pada 5 Maret, Arab Saudi mencabut sebagian besar langkah-langkah pencegahan terkait dengan panduan pencegahan virus corona.

Kementerian Dalam Negeri menghapus kebutuhan untuk masker dan jarak sosial di ruang terbuka.
Namun, penggunaan masker masih diperlukan di masjid-masjid di seluruh Kerajaan, termasuk di Dua Masjid Suci di Mekah dan Madinah.

Pada 6 Maret 2022, juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammed Al-Abd Al-Aly mengumumkan berakhirnya konferensi pers berkala COVID-19.

"Kerajaan hampir mengatasi pandemi sepenuhnya, berkat perluasan dalam dorongan vaksinasi dan program kesadaran masyarakat yang ditingkatkan," kata Al-Aly dilansir dari laman Arab News.

Pada 4 Maret 2020, Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara umrah bagi warga dan penduduk karena takut akan penyebaran Covid-19, pihak berwenang juga memutuskan untuk mencegah jamaah mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah.

Sebelumnya pada Oktober 2020, Arab Saudi memulai umrah setelah sekitar tujuh bulan ditangguhkan karena pandemi global.

Chodijah Febriyani Lihat semua artikel →