Menteri Sandi Minta Masyarakat Jangan Jadi Rohali dan Rojali: Haru Beli

Oleh : Ridwan | Kamis, 24 Maret 2022 - 11:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebut bahwa produk ekonomi kreatif di Indonesia memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk dari luar negeri.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membeli dan memakai produk buatan lokal sebagai upaya mempercepat kebangkitan ekonomi dan memperluas peluang kerja.

"Kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI), jangan cuma bangga, tapi beli buatan Indonesia. Jadi kita jangan jadi Rohali, rombongan hanya lihat-lihat, atau Rihana, rombongan hanya nanya-nanya) kita semua harus jadi Rojali rombongan jadi belanja dan beli,” kata Sandiaga dalam pernyataannya (23/3).

Sandiaga mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kementerian dan lembaga dalam ratas terbatas (ratas) sebelumnya telah mendorong untuk melakukan percepatan, dengan menghapuskan persyaratan yang menghambat penggunaan produk dalam negeri, dan produk UMKM serta koperasi.


"Presiden Jokowi ingin mendorong kewirausahaan sebagai bentuk bagian dari tatanan ekonomi baru pascapandemi. Sehingga dapat membuka lapangan kerja dan peluang usaha, menuju kebangkitan ekonomi,” ujarnya.

 

Menteri Sandi juga menjelaskan, sektor UMKM terbukti mampu menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Kontribusi Sektor Ekonomi Kreatif terhadap ekspor pun mencapai 15,06 miliar dolar AS.


“Sementara dari sisi penciptaan kerja sektor ekonomi kreatif mampu menghadirkan 18,7 juta kesempatan kerja pada tahun 2021. Maka saya mendorong UMKM mulai Go Digital agar mampu menjadi bagian dari tatanan ekonomi baru," terangnya.

Ketua Harian Gernas BBI ini juga menyatakan akan terus memastikan digitalisasi dan peningkatan ekosistem ekonomi digital dari produk ekonomi kreatif semakin meluas dalam program Gernas BBI tahun ini.

"Gernas BBI juga diharapkan mampu menjadi salah satu langkah pendorong kebangkitan ekonomi dan pembuka lapangan kerja," tutup Menteri Sandi.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →