Tahun Lalu Bika Catat Pendapatan Sebesar Rp631,183 Miliar

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 10 Juni 2017 - 11:06 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Sepanjang Tahun 2016, PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) mencatat pendapatan sebesar Rp 631,183 milyar rupiah, pendapatan Perseroan mengalami penurunan sebesar 37,7% dari tahun 2015 yaitu sebesar Rp 1,013 triliun.

Menurut keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Sabtu (10/6/2017), Faktor Ekonomi global, kondisi politik yang kurang kondusif dan rendahnya permintaan konsumen menjadi faktor yang membuat anjloknya pendapatan Perseroan.

Sedangkan pada quartal pertama tahun 2017 Pendapatan Perseroan turun sebesar Rp 28,651 milyar dari periode sebelumnya pada quartal pertama tahun 2016, dari semula Rp 173,527 milyar turun menjadi sebesar Rp 144,876 milyar.

Meskipun terdapat penurunan pada Quartal Pertama 2017, namun Perseroan mampu menekan beban pokok pendapatan dari yang semula Rp 173, 527 milyar di quartal pertama 2016 menjadi Rp 77,996 milyar di quartal pertama 2017.

Hal tersebut memberikan dampak terhadap kenaikan Laba Bruto Perseroan pada Quartal pertama tahun 2017 menjadi sebesar Rp 66,878 milyar dari sebelumnya sebesar Rp 33,359 milyar.

Pada tahun 2016 ini Total asset Perseroan mengalami peningkatan sebesar 12,31 % menjadi sebesar Rp 2,4 Triliun dari sebelumnya pada tahun 2015 sebesar Rp 2,137 Triliun. Liabilitas Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 17,71% menjadi sebesar Rp 1,731 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 1,470 triliun.

Sedangkan Ekuitas Perseroan pada tahun 2016 yaitu sebesar Rp 669,46 milyar meningkat tipis sebesar 0,4% dari tahun 2015 yaitu sebesar Rp 666,79 milyar.

Sedangkan pada Quartal pertama tahun 2017 berdasarkan laporan keuangan Interim Perseroan (unaudited), Perseroan mencatatkan Total Asset sebesar Rp 2,481 Triliun, sedangkan Liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp 1,820 triliun dan Equitas Perseroan tercatat sebesar Rp 661 milyar.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →