Sore ini, IHSG Ditutup Turun ke Posisi 5.675

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 09 Juni 2017 - 17:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Busa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 27 poin atau 0,5% ke posisi 5.675,52 pada Jumat (09/06/2017) dibandingkan dengan posisi pada penutupan satu hari sebelumnya di level 5.702.

Sepanjang perdagangan akhir pekan ini, ada sebanyak 320 saham mengalami penurunan harga. Sementara itu, harga 149 saham naik, 124 saham stagnan dan 138 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi hari ini tercatat sebesar Rp7,21 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 7,81 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual bersih (net selling) saham sebesar Rp1,02 triliun dengan volume penjualan bersih sebanyak 794 miliar unit saham.

Sebanyak 8 dari 10 indeks sektoral BEI mengalami penurunan di sepanjang perdagangan hari ini. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,61% atau 23,88 poin ke posisi 1.456. Kemudian disusul oleh indeks sektor keuangan dan indeks sektor agrikultur yang masing-masing tergerus 0,98% dan 0,72%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan di sepanjang perdagangan hari ini dan menjadi top losers adalah saham PT London Sumatera Plantations Tbk (LSIP) yang harganya susut Rp45 atau 3,1% menjadi Rp1.405 per unit, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang harganya tergerus Rp700 atau 2,6% menjadi Rp26.500 per unit dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya turun Rp50 atau 2,6% menjadi Rp1.900 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya naik Rp350 atau 3,9% menjadi Rp9.375 per unit, saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya terangkat Rp100 atau 3,8% menjadi Rp2.740 per unit dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya meningkat Rp12 atau 3,7% menjadi Rp340 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →