Dalam RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Penjaminan Aset Pan Brothers untuk Penerbitan Surat Utang

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 31 Januari 2022 - 21:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Para pemegang saham PT Pan Brothers Tbk (PBRX) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Senin (31/01/2022), menyetujui penjaminan seluruh atau sebagian besar aset perseroan untuk menerbitkan surat utang.

 

“Pada RUPSLB hari ini, mayoritas pemegang saham menyetujui penjaminan aset perseroan yang akan digunakan untuk membiayai utang,” ujar Iswar Deni, Corporate Secretary PBRX, usai RUPSLB.

 

Lebih lanjut Deni mengemukakan, Dewan Komisaris dan Direksi pada RUPSLB tersebut juga melaporkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas III/2014 bernilai total Rp1,018 triliun.

 

“Sebesar Rp246,5 miliar dari dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi yang dilakukan melalui PT Eco Smart Garment Indonesia (ESGI), anak usaha Pan Brothers. Seperti diketahui, 85% saham ESGI dikuasai oleh perseroan,” papar Deni.

 

Deni menjelaskan, Pan Brothers akan meningkatkan penyertaan modal secara proporsional sesuai dengan kepemilikan saham di ESGI untuk mendanai pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah.

 

“Sebesar Rp316,6 miliar digunakan untuk berinvestasi di sektor hulu maupun hilir guna memperluas posisi Perseroan di bidang usahanya, melalui tambahan penyertaan di anak usahanya,” imbuh Deni.

 

“Sedangkan sisanya Rp449,03 miliar digunakan untuk meningkatkan modal kerja Pan Brothers, terutama untuk mendukung dana operasional,” pungkas Deni. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →