Kadin Gelar Buka Puasa Bersama Wakil Presiden RI dan 200 Anak Yatim

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 Juni 2017 - 17:46 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan, seluruh jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaksanakan kegiatan buka puasa bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta (7/6/2017).

Acara ini juga dihadiri oleh Menko Perekonomian RI, Darmin Nasution, Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Duta-Duta Besar untuk Indonesia, serta 200 anak yatim.

Ketua Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani menilai bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat keimanan terhadap tuhan yang maha esa, memperkuat persatuan dan penghormatan kepada sesama.

"Ini aadalah waktu yang baik untuk memperkuat keimanan, kebersamaan dan semangat saling memanfaatkan serta membantu mereka yang masih mengalami penderitaan," ungkap Rosan P. Roeslani di Jakarta (7/6/2017).

Ia menambahkan, semua itu perlu dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia yang dikaruniai dengan perbedaan baik agama, suku maupun tradisi.

"Kita yakin dan percaya bahwa perbedaan itu bukan merupakan sumber perpecahan, tetapi justru menjadi sumber kekuatan untuk menciptakan kehidupan yang penuh kedamaian dan kemajuan," tambah Rosan.

Menurut Rosan, pihaknya juga menyerukan agar dunia usaha tetap dapat meningkatkan silaturahminya dan memusatkan perhatiannya untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan usahanya, sekaligus menciptakan harmoni dan sinergi dengan kegiatan pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi bangsa.

Melalui acara ini, Rosan berharap dapat mempererat tali silaturahmi juga sekaligus mampu menciptakan dan meningkatkan suasana yang kondusif bagi dunia usaha dari berbagai sektor.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →