Pemerintah Didesak Bentuk Badan Pangan Nasional

Oleh : Irvan AF | Rabu, 07 Juni 2017 - 09:57 WIB

Ilustrasi pangan. (Jewel Samad/AFP/Getty Images)
Ilustrasi pangan. (Jewel Samad/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah diharapkan dapat segera membentuk badan pangan nasional yang bertujuan antara lain untuk menstabilkan harga pangan strategis sehingga juga bisa mengatasi berbagai dampak lainnya seperti kartel pangan.

"Pembentukan Badan Pangan Nasional diharapkan bisa memberantas praktik kartel di sektor perdagangan, dan ini sudah menjadi amanat UU," kata Anggota Komisi VI DPR RI Eka Sastra dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Menurut dia, terdapat banyak variabel terkait dengan naik turunnya harga pangan strategis yang semuanya tidak bisa dikontrol sepenuhnya oleh pemerintah sehingga perlu ada badan yang fokus untuk itu.

Untuk itu, politisi Partai Golkar itu menginginkan Kementerian Perdagangan segera mengkoordinasikan hal tersebut dengan sejumlah kementerian terkait lainnya seperti Kementerian Pertanian.

Sedangkan terkait Bulog, Eka juga mengutarakan harapannya agar lembaga tersebut dapat diperkuat karena dinilai telah mengalami pelemahan semenjak tugas Bulog hanya direduksi hanya kepada beras.

"Saya menegaskan mungkin sebaiknya kita mengembalikan dan meningkatkan peran Bulog sebagai salah lembaga pengendali harga yang tidak hanya fokus pada beras tetapi juga pada beberapa komoditas, yang tentu saja dengan komponen yang berbeda," ucapnya.

Dengan peningkatan peran Bulog dan koordinasi antarkementerian terkait pembentukan Badan Pangan Nasional, maka akan ada instrumen yang lebih efektif yang bisa mengontrol pasar sekaligus memastikan kehadiran negara terkait permsalahan tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah akan mengupayakan laju inflasi nasional tetap terjaga pada periode puasa hingga lebaran dengan menyiagakan pasokan pangan serta mengelola distribusi agar harga bahan makanan tidak melonjak terlalu tinggi.

"Tidak ada hal yang mengkhawatirkan mengenai inflasi, mulai memasuki bulan puasa hingga lebaran," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution seusai rapat koordinasi membahas inflasi di Jakarta, Jumat (26/5).

Darmin optimistis inflasi bisa terjaga pada periode puasa hingga lebaran, karena harga kebutuhan pangan masih relatif terkendali dan tingkat inflasi pada akhir Mei 2017 atau jelang puasa, diproyeksikan pada kisaran 0,2 persen.

Sebelumnya, pakar pangan dan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Prof Ali Agus menyatakan penguasaan lahan merupakan salah satu prasyarat penting guna mendukung fungsi pertanian serta pemenuhan pangan nasional.

"Sayangnya, petani yang hidup di desa sebagai mayoritas atau lebih dari 60 persen, warga bangsa Indonesia hanya menguasai lahan sempit, yang semakin lama semakin sempit," kata Ali Agus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Crown Group (Ist)

Senin, 20 November 2017 - 14:30 WIB

Dalam Satu Malam Crown Group Berhasil Meraih Dua Penghargaan Bergengsi

Sebuah menara apartemen di kawasan Sydney Utara yang dibangun oleh pengembang Australia terkemuka telah memenangkan hadiah utama pada acara penghargaan industri konstruksi terkemuka di benua…

Deisti Astriani Tagor, istri Ketua DPR RI Setya Novanto (Foto Ist)

Senin, 20 November 2017 - 14:22 WIB

KPK Periksa Istri Setya Novanto Sebagai Mantan Komisaris

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Deisti Astriani Tagor, istri Ketua DPR RI Setya Novanto terkait kasus KTP-elektronik (KTP-e) dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Senin, 20 November 2017 - 14:14 WIB

Perusahaan Batu Bara Indonesia Siap Dominasi Pasar Tiongkok

PT Borneo Pasifik Global (BPG) yang mendapatkan kepercayaan mewakili Indonesia pada pameran pertambangan batu bara atau "China Coal and Mining Expo (CCME)" di Beijing beberapa waktu lalu, menyatakan…

Rosan Roeslani Ketua Umum KADIN (dok KADIN INDONESIA)

Senin, 20 November 2017 - 14:00 WIB

2018, Kadin Prediksi Perekonomian Indonesia Tumbuh 5,3 Persen

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2018 diperkirakan akan lebih baik dari tahun ini.

Agincourt Resources Resmikan Amphitheatre Sopo Daganak di Tapanuli Selatan

Senin, 20 November 2017 - 13:59 WIB

Agincourt Resources Resmikan Amphitheatre Sopo Daganak di Tapanuli Selatan

Perusahaan pengelola tambang emas Martabe PT Agincourt Resources meresmikan gedung baru gelanggang pertunjukan terbuka(amphitheatre) Sopo Daganak berkapasitas 500 penonton di Jalan 2 Desa Napa,…