Menperin: Momen Ramadhan dan Lebaran Jadi Dampak Positif Bagi Industri Mamin

Oleh : Ridwan | Selasa, 06 Juni 2017 - 12:02 WIB

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (Xinhua News Agency / Getty Images)
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (Xinhua News Agency / Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Permintaan akan produk-produk makanan dan minuman di bulan Ramadhan meningkat cukup signifikan. Tercatat adanya peningkatan produksi rata-rata 30 persen untuk semua produk makanan dan minuman sejak bulan April 2017 lalu.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto memproyeksikan bahwa, pada kuartal II sektor makanan dan minuman menjadi industri yang paling terkena dampak positif.

"Kenaikan di industri makanan dan minuman karena terjadi peningkatan permintaan produk seperti sirup, nata de coco, biskuit, roti dan sebagainya," ungkap Airlangga Hartarto di Jakarta (6/6/1027).

Seperti diketahui, sebelumnya Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), adhi S. Lukman mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama hari besar keagamaan tersebut, pihaknya telah meningkatkan produksi sejumlah produk makanan dan minuman tertentu hingga 100 persen.

Menurut catatan Kemenperin, industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 8,15 persen. "Dengan adanya kenaikan konsumsi di bulan Ramadhan dan lebaran, saya optimis pertumbuhan industri di kuartal kedua tahun 2017 lebih baik dibandingkan periode sebelumnya," ucap Menperin.

Menperin menambahkan, potensi industri makanan dan minuman dalam negeri cukup besar, itu terlihat dari pertumbuhan industri ini hampir dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, industri makanan dan minuman juga mempunyai peranan penting dalam kontribusinya terhadap PDB industri non migas, dimana subsektor industri makanan dan minuman merupakan yang terbesar dibandingkan subsektor lainnya yaitu sebesar 33,6 persen pada triwulan III tahun 2016.

"Saya berharap bulan Ramadhan dan Idul Fitri dijadikan momen bagi para pelaku industri di sektor ini untuk menumbuhkan industri makanan dan minuman di tanah air," tutup Menperin.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rapat Panitia HPN 2018. (Dok. Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:50 WIB

HPN 2018 Bersama Artha Graha Gelar Bakti Sosial Di Mentawai

Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2018 terus mematangkan persiapan pelaksanaan acara tahunan yang kali ini akan berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:30 WIB

Kemenperin: Aturan Pengecualian Impor Mainan Cegah Masuknya Barang Impor Tak Bermutu

Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional telah menyepakati tentang ketentuan pengecualian yang diberikan…

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:16 WIB

Helios - Microsoft Bidik UKM dan Startup Berbasis Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusiinfrastruktur TI dananakusahaCTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.…

Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik Berkunjung ke Tampak Siring Ubud, Bali (Foto: Riziki Meirino/Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

Peryaan Imlek 2018, Bali Tetap Jadi Destinasi Wistawan Asal China

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 15 hingga 22 Februari 2018, tentunya masyarakat Tionghoa mulai berlibur dan Pulau Bali yang maenjadi salah satu tujuan wisata asal China.

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

Barata Indonesia Segera Bangun PLTM di Tapanuli Sumut

Perseroan terbatas Barata Indonesia akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Batang Toru 3 (2x5) MW di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai solusi pengembangan…