Semen Indonesia Perkirakan Penjualan Semen Curah Tahun Ini Capai 30%

Oleh : Hariyanto | Senin, 05 Juni 2017 - 14:21 WIB

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., memperkirakan porsi penjualan semen jenis curah dapat mencapai 30% dari seluruh penjualan pada tahun ini atau meningkat dibandingkan dengan porsi penjualan pada tahun lalu.

"Kemungkinan terdapat perubahan komposisi penjualan semen jenis curah dan kantong pada 2017. Kalau tahun lalu, 80% ritel, 20% curah, sekarang 30% curah, komposisi agak berubah," kata Direktur Pemasaran Semen Indonesia, Ahyanizzaman di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Peningkatan penjualan semen curah (bulk), menurut Ahyanizzaman, disebabkan peningkatan permintaan semen dari proyek-proyek infrastruktur. Sementara itu, penjualan semen kantong (bag) dipengaruhi oleh permintaan ritel yang sangat ditentukan oleh daya beli.

"Perubahan signifkan itu pada semen curah dan bag. Curah peningkatannya cukup tinggi, yang bag untuk ritel, mungkin karena daya beli atau orang punya prioritas lain, jadi pertumbuhan belum signifikan," papar dia.

Dalam periode Januari hingga April 2017, penjualan semen yang dibukukan perusahaan dengan kode emiten SMGR ini mencapai 8,65 juta ton atau meningkat 8,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 7,99 juta.

Peningkatan itu, lanjut Ahyanizzaman, karena adanya peningkatan penjualan pada April. Berdasarkan data perseroan, penjualan semen oleh Semen Indonesia mencapai 2,26 juta ton pada April 2017 atau naik 12,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,01 juta ton.

"Penjualan itu terdiri dari penjualan di dalam negeri dan penjualan ekspor. Paling banyak penjualan di Jawa, karena di Jawa sentra market dengan konsumsi semen 60% di seluruh Indonesia, setelah itu Sumatera lalu Kalimantan," ujarnya.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, konsumsi semen di Jawa mencapai 11,16 juta ton pada Januari hingga April 2017 atau meningkat 7,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 10,41 juta ton.

Di Jawa, konsumsi semen paling banyak di daerah Jawa Timur sebanyak 3 juta ton pada Januari hingga April 2017 atau meningkat 15,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,61 juta ton. Selain Jawa Timur, konsumsi Semen Indonesia cukup banyak di Jawa Tengah dan Jawa Barat di Pulau Jawa.

Di luar Pulau Jawa, konsumsi semen paling besar tercatat di Sumatra sebanyak 4,13 juta ton pada Januari hingga April 2017 atau naik 0,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,11 juta ton. Konsumsi semen di Kalimantan sendiri turun 8,1% dan di Sulawesi turun 4% pada Januari hingga April 2017.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 (Foto:sindobatam.com)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:15 WIB

BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 Harapkan Jadi Pintu Gerbang Wisman ke Batam

Festival budaya berskala internasional, BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 yang diselenggarakan di Jalan Imam Bonjol, Nagoya, Kepulauan Riau, Batam pada Sabtu (16/12/2017). Penyelenggaraan…

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), William Surnata, Budikwanto Kuesar dan Edi Permadi (Foto Abe)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:10 WIB

J Resources Targetkan Tambang Emas Pani dan Doup Berproduksi pada 2019

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menargetkan tambang emas Pani dan Doup dapat beroperasi pada 2019. Karena itu, perusahaan pertambangan emas tersebut saat ini mulai mengembangkan kedua…

Ilustrasi Hunian Terintegrasi dengan moda transportasi publik seperti Transit Oriented Development (TOD)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:06 WIB

REI: TOD Merupakan Jawaban Kebutuhan Hunian Untuk Kaum Milenial

Hunian vertikal berkonsep Transit Oriented Development (TOD) beberapa waktu belakangan sedang menjadi tren tersendiri di kalangan pengembang baik swasta maupun pemerintah.

Bank Indonesia

Senin, 18 Desember 2017 - 10:00 WIB

Kepastian Kemanan Diperlukan Investor Dalam Menjalankan Usaha

Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Solo menyatakan investor butuh kepastian keamanan dalam menjalankan usaha mereka

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 18 Desember 2017 - 09:49 WIB

Hari ini, IHSG Bakal Lanjutkan Kenaikan untuk Tembus ke 6.125

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal terus melanjutkan kenaikan serta berupaya untuk menembus level 6.125 setelah pada akhir…