2.500 Peserta Siap Hadir pada Kongres Dayak Internasional

Oleh : Herry Barus | Jumat, 02 Juni 2017 - 10:14 WIB

Wisata Kalimantan (Foto iDok Industry.co.id)
Wisata Kalimantan (Foto iDok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pontianak- Majelis Adat Dayak Nasional meluncurkan website Dayak Conex sebagai gaung dari kegiatan Kongres Dayak Internasional 1 yang akan dilaksanakan 26-27 Juli 2017 mendatang di Kota Pontianak.

"Melalui website www.dayakconex.com ini, kita akan memberikan informasi terkait kegiatan agenda Kongres Dayak Internasional yang akan dilaksanakan pada bulan Juli nanti. Jadi, masyarakat yang ingin tahu mengenai berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kongres tersebut, silahkan mengakses website itu," kata Ketua Kongres Dayak Internasional 1, Alexius Akim di Pontianak, Kamis (1/6/2017)

Dia mengatakan, pada kegiatan Kongres Dayak Internasional tersebut nantinya akan menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten di bidangnya, termasuk sejumlah menteri Kabinet Kerja juga akan menjadi pembicara.

Tidak hanya itu, pada kegiatan itu juga ditargetkan akan dihadiri oleh 2.500 peserta, termasuk tamu dari duta besar negara sahabat.

"Pada kegiatan ini nanti juga akan dihadiri oleh seluruh bangsa Dayak dari berbagai penjuru dunia," katanya

Di tempat yang sama, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Cornelis mengatakan, tujuan dari kegiatan Kongres Dayak Internasional tersebut untuk merumuskan butir-butir protokol Dayak, juga sebagai jembatan bagi bangsa Dayak antara masa lalu dan masa depan.

"Diharapkan dari protokol Dayak tersebut melahirkan butir-butir kepahaman bangsa Dayak akan esensi penciptaan manusia dan keaslian yang tidak tercampur dari dunia luar," kata Cornelis kepada awak media di Pontianak.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan itu juga bertujuan untuk melahirkan deklarasi Bangsa Dayak dunia sebagai refleksi butiran protokol yang memuat pernyataan sikap bangsa Dayak dalam menghadapi struktur zaman yang dinamis.

"Khusus untuk Indonesia, melalui Kongres ini juga kami tidak ingin ada yang mengatakan bahwa Dayak itu kafir dan primitif, karena didalam Dayak ini juga terdiri dari berbagai macam agama, termasuk Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha bahkan Konghuchu," katanya.

Cornelis menegaskan bahwa selama ini Dayak sudah menjadi bagian dari bangsa Indonesia karena juga telah berkontribusi dalam kemerdekaan serta mengisi pembangunan Indonesia.

"Dayak tidak ingin menjadi beban dari negara ini, namun kita juga ingin berkontribusi bagi pembangunan," kata Cornelis.

Sementara itu, Sekretaris kegiatan Kongres Dayak Internasional, Gusti Hardiansyah mengatakan, dari hasil kegiatan itu pihaknya akan menyampaikan berbagai konsep yang ada ke seluruh dunia.

"Terutama mengenai konsep bagaimana suku Dayak menjaga hutan, peran Dayak dalam sosial, ekonomi dan politik," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR Lakukan Penghijauan di Ruas Tol Bocimi

Rabu, 27 Maret 2019 - 10:00 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Penghijauan di Ruas Tol Bocimi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan berbagai upaya penghijauan di sekitar lokasi infrastruktur yang telah dibangun seperti pada bendungan, sungai, embung,…

President Special Needs Center kunjungi Senior Living D'Khayangan

Rabu, 27 Maret 2019 - 09:45 WIB

Peringati Hari Down Sydrome Sedunia, Puluhan Anak Hebat Bersuka Ria Bersama di Senior Living D'Khayangan

Bertepatan dengan Hari Down Sydrome Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Maret setiap tahunnya, President Special Needs Center mengunjungi Senior Living D'Khayangan untuk bersuka ria bersama para…

Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 27 Maret 2019 - 09:14 WIB

Kabupaten Subang Didorong Jadi Pertanian Sejahtera

Subang - Kementerian Pertanian mendorong Kabupaten Subang menjadi daerah pertanian yang dapat mensejahterakan para petani. Dorongan tersebut berupa pemberian bala bantuan ke Kabupaten tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 27 Maret 2019 - 08:47 WIB

Pembinaan JKN, 74% Jumlah Paket Pekerjaan di Kementerian PUPR Untuk Badan UKM

Progres penyerapan anggaran Kementerian PUPR hingga 24 Maret 2019, yakni realisasi keuangan sebesar 6,59 % atau sebesar Rp 7,3 triliun dan realisasi fisik sebesar 7,13 %.

Perkebunan pohon karet

Rabu, 27 Maret 2019 - 08:31 WIB

Kementan Dorong Sarolangun Kembangkan Pertanian Berbasis Kawasan

Surolangun, Jambi--Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan daya saing daerah melalui peningkatan produktivitas komoditas unggulan daerah. Peningkatan…