Humanity Food Truck Berikan 500 Paket Berbuka Puasa Untuk Warga Kampung Akuarium

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 01 Juni 2017 - 21:06 WIB

Humanity Food Truck (Istimewa)
Humanity Food Truck (Istimewa)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan suci. Maka dari itu, Humanity Food Truck ACT membangikan 1.000 porsi makanan untuk mereka yang sedang berpuasa.

Setelah setahun digusur, kini, Kampung Akuarium Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara masih nampak sama. Sisa puin bangunan hanya menutupi sebagian besar area yang pernah dipadi oleh penduduk. Mere lebih memilih untuk tinggal di atas reruntuhan bangunan mereka yang beralaskan seng dan terpal.

Dengan keberadaan Humanity Food Truck, mereka terbantu oleh kedatangan truk berbalut warna oranye dan hijau tersebut. Tiap harinya, Humanity Food Truck menyiapkan 500 paket untuk berbuka puasa.

Menurut Sulastri, salah satu warga Kampung Akuarium. Ia hari itu sengaja tidak masak, karena Ia sudah tahu bawah Kampungnya akan kedatangan Humanity Food Truck. Maka, Ia sore itu bersama Ibu rumah tangga lainnya duduk manis di pendopo dekat lapangan.
 
“Tadi cuma beli sayur bening sama kolak kolang-kaling dan pacar cina, untuk takjil. Bulan puasa makanannya biasa aja, tidak ada yang spesial. Maklum, suami cuma kerja jadi ojek sepeda onthel,” ungkap Sulastri melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id, Rabu (31/5/2017)

Memasuki Bulan Ramadhan, Ia mengetahui bahan sembako akan melonjak, maka dari itu dengan kedatangan Humanity Food Truck itu Ia langsung berhemat anggaran belanja untuk hari itu juga.
 
“Biasanya saya beli kolak empat porsi, hari ini dua porsi saja. Kan sudah dapat takjil. Saya juga tidak masak karena tahu akan dapat makanan gratis. Alhamdulillah banget ada acara bagi-bagi makanan berbuka ini, saya bisa hemat,” ungkpnya Ibu RUmah Tangga yang berumur 46 tahun itu.

Setelah rumahnya ikut diruntuhkan buldoser April 2016 lalu, Ia dan keluarganya berusaha hidup makin hemat selama setahun belakangan ini.
 
Tidak memasak atau membeli hidangan berbuka puasa hari Minggu itu ternyata juga menjadi pilihan Asfiah (74). Sehari-hari, lansia yang tinggal berdua dengan anaknya ini memang jarang memasak.
 
“Kan cuma tinggal berdua sama anak saya, Asep (35). Kadang malah sendirian. Jadi ya beli masakan jadi saja. Untuk hari ini, saya tidak beli makanan soalnya tahu bakal dapat ini,” ungkap Asfiah.

Sama seperti warga lainnya, semenjak pergusuran, Ia harus pintar-pintar untuk berhemat. Walaupun sudah bekerja bersama sahabatnya, Irah (70), sebagai pengupas kulit udang di pelelangan ikan tak jauh dari kontrakannya. Per hari, mereka bisa mengupas 3 hingga 6 kg udang dengan upah Rp 3000 per kg nya.
 
“Sekarang udah dibongkar tempatnya. Kontrakan saya juga. Jadi ya udah tidak kerja lagi,” ujarnya.
 
Untuk memenuhi kebutuhan harian, Asfiah mengaku biasa menggunakan uang pemberian orang. Penghasilan anaknya yang bekerja sebagai buruh pengupas kelapa kurang mencukupi kebutuhan harian mereka.
 
“Dia cuma bekerja seminggu dua kali. Seharinya biasa dapet upah Rp 30 ribu. Kadang, ada orang yang suka kasih saya uang. Jadi kita harus hemat-hemat banget. Kalau ada uang, kita beli makan. Kalau tidak ada, ya udah di rumah aja,” kata janda Asfiah. Suaminya telah meninggal delapan tahun lalu.
 
Menjelang Maghrib, Humanity Food Truck rampung mendistribusikan 500 paket berbuka untuk 169 KK atau 679 warga Kampung Akuarium. Nenek Asfiah dan beberapa warga lainnya langsung membawa paket berbuka ke kediaman mereka. Rasa syukur tak lupa terucap.

“Bersyukur sekali pada Allah. Alhamdulillah dapet rezeki. Semoga yang memberikan makanan ini mendapat pahala dari Allah SWT. Semoga dia dipanjangkan umurnya dan rezekinya. Disehatin badannya juga,” doa Asfiah.
 
Humanity Food Truck terus menyambangi wilayah-wilayah urban lainnya, membawa serta semangat berbagi. Setiap harinya 500 hingga 1000 paket berbuka puasa akan menyapa warga Jabodetabek yang membutuhkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KKP Dorong Industri Mutiara Nasional Bersaing di Kancah Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Investor Tiongkok akan Berinvestasi Budi Daya Mutiara di Flores Timur

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur Yohanes Kopong mengatakan sebanyak lima perusahaan berminat menamamkan modalnya atau berinvestasi…

Presiden Jokowi hUT Kadin (Foto Herlambang)

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Bergabungnya Rosan ke TKN Tak Pengaruhi Netralitas Pengusaha

Bergabungnya Ketua Umum Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf tidak memengaruhi netralitas pengusaha, kata Ketua Bidang Organisasi…

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

Selasa, 25 September 2018 - 17:40 WIB

Ekonomi Kreatif Masa Depan Dunia

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor andalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Ilustrasi Migas

Selasa, 25 September 2018 - 17:20 WIB

SKK Migas Nilai Lapangan Sukowati Potensial Produktif

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jaffee Arizon Suardin menilai unit Asset 4 Sukowati Field merupakan salah satu blok migas…

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso

Selasa, 25 September 2018 - 17:01 WIB

Proses Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas Selesai September

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melaksanakan komitmennya untuk menyelesaikan proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai tahap lanjutan usai induk BUMN Migas (Holding BUMN Migas)…