Produksi Susu Nasional Semakin Memprihatinkan

Oleh : Ridwan | Rabu, 31 Mei 2017 - 14:35 WIB

Ilustrasi peternakan sapi perah. (AFP Photo/Ahmad Zamroni)
Ilustrasi peternakan sapi perah. (AFP Photo/Ahmad Zamroni)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Produksi susu dalam negeri dari para peternak sapi lokal semakin hari semakin memprihatinkan. Hal ini bisa terlihat dari produksi susu nasional selama 15 tahun terakhir semakin menurun setiap tahunnya.

Di era tahun 2000-an produksi susu lokal masih sekitar 1.800 ton per hari. Namun, kini produksi susu nasional semakin merosot, dalam dua tahun terakhir produksi susu sapi sekitar 1.400 ton per hari.

"Penurunan ini sejalan dengan semakin berkurangnya populasi sapi perah di Indonesia. Sebab, semakin banyak peternak sapi perah yang beralih profesi menjadi peternak sapi pedaging," ungkap Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI), Agus Warsito kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta (31/5/2017).

Menurut Agus, dari 100 persen kebutuhan susu nasional, produksi susu dalam negeri hanya mampu memenuhi sekitar 18 persen dari rata-rata kebutuhan susu yang mencapai 3,8 juta ton per tahun. "Diperkirakan pada tahun 2020 produksi susu semakin menurun dan hanya bisa memenuhi 10 persen dari total kebutuhan susu nasional," terangnya.

Ia menambahkan, Saat ini produksi susu dalam negeri sudah sangat memprihatinkan lantaran kondisi peternak sapi perah saat ini sudah cukup kritis. Populasi sapi perah di seluruh sentra produksi susu terus mengalami penurunan terutama yang berada di wilayah Jawa Barat, Jawa tengah, dan Jawa Timur. Kondisi saat ini, diperkirakan populasi sapi perah betina yang ada tinggal 300 ribu ekor.

"Jika pemerintah masih belum mengambil langkah, bukan tidak mungkin jika kita masih terus akan mengandalkan susu impor untuk memenuhi kebutuhan susu nasional," tegasnya.

APSPI mendesak pemerintah untuk secepatnya mengeluarkan kebijakan pengganti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor.2 Tahun 1985 tentang pembinaan dan pengembangan persusuan nasional.

"Kami meminta agar ada peraturan baru yang bisa memberikan perlindungan dan pembinaan kepeda peternak sapi perah melalui wadah koperasi. Selain itu, pemerintah juga harus bisa meningkatkan kembali populasi sapi perah di Indonesia," tutup Agus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rapat Panitia HPN 2018. (Dok. Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:50 WIB

HPN 2018 Bersama Artha Graha Gelar Bakti Sosial Di Mentawai

Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2018 terus mematangkan persiapan pelaksanaan acara tahunan yang kali ini akan berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:30 WIB

Kemenperin: Aturan Pengecualian Impor Mainan Cegah Masuknya Barang Impor Tak Bermutu

Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional telah menyepakati tentang ketentuan pengecualian yang diberikan…

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:16 WIB

Helios - Microsoft Bidik UKM dan Startup Berbasis Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusiinfrastruktur TI dananakusahaCTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.…

Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik Berkunjung ke Tampak Siring Ubud, Bali (Foto: Riziki Meirino/Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

Peryaan Imlek 2018, Bali Tetap Jadi Destinasi Wistawan Asal China

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 15 hingga 22 Februari 2018, tentunya masyarakat Tionghoa mulai berlibur dan Pulau Bali yang maenjadi salah satu tujuan wisata asal China.

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

Barata Indonesia Segera Bangun PLTM di Tapanuli Sumut

Perseroan terbatas Barata Indonesia akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Batang Toru 3 (2x5) MW di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai solusi pengembangan…