Delapan Film China akan Diproduksi di Indonesia

Oleh : Herry Barus | Rabu, 31 Mei 2017 - 12:14 WIB

Reza Rahadian
Reza Rahadian

INDUSTRY.co.id - Hengdian- Delapan judul film China diproduksi di Indonesia sepanjang tahun 2017, dua di antaranya akan memulai pengambilan gambar pada Juni dan Juli.

"Sudah delapan film yang mengantongi izin untuk melakukan pengambilan gambar di Indonesia," kata Nova Tentunata selaku Direktur Komersial Red and White yang menghubungkan beberapa produser dan sutradara film China dengan pemerintah Indonesia.

Di sela-sela mendampingi beberapa pejabat Badan Ekonomi dan Kreatif RI di Hengdian World Studio's, Provinsi Zhejiang, beluml lama ini,  dia menyebutkan film Love First Sight akan melakukan pengambilan gambar di Bali pada Juni 2017.

"Film ini melibatkan aktor utama Reza Rahardian," katanya didampingi CEO Red and White Gandhi Priambodho itu.

Kemudian sutradara film Equatorial Love, Wang Yimin, akan ke Palembang, Sumatra Selatan, untuk memulai pengambilan gambar pada Juli 2017.

Beberapa film lain, lanjut Nova, masih memulai proses produksi di China sebelum melakukan pengambilan gambar di Indonesia.

Pada bulan Agustus 2017, film berjudul Tsunami akan memulai pengambilan gambar di Aceh.

Film karya Jonathan Shen yang menjadi produser film layar lebar Kungfu Yoga dengan dibintangi Jacky Chen itu bakal menelan biaya 30 juta dolar AS.

"Semua film yang diproduksi di Indonesia tersebut berbahasa Mandarin. Sebagian ada yang nantinya diputar di Indonesia," katanya.

Red and White pada 2015 berhasil memfasilitasi produksi film Island Dreamzz karya Julius Liu yang sebagian besar pengambilan gambarnya di Bali.

Dari total produksi film bergenre remaja senilai Rp60 miliar itu sekitar Rp20 miliar dihabiskan untuk biaya produksi di Bali.

"Equator Love rencananya akan menghabiskan dana Rp1 miliar di Palembang," kata Nova.

Red and White selama ini berperan dalam menjembatani kepentingan para sutradara film di China dengan pemerintah Indonesia yang hendak melakukan pengambilan gambar, jasa produksi, dan fasilitas lain terkait dengan perfilman.

"Biasanya film-film garapan sutradara China juga melibatkan produser dari Indonesia atau pemilik properti perfilman di Indonesia," kata Gandhi yang terus mendorong sutradara China untuk memproduksi film di Indonesia.

Di Hengdian World Studio's, beberapa pejabat Bekraf yang dipimpin Deputi Pemasaran Joshua PM Simandjuntak, mendapatkan kesempatan mengelilingi kompleks pembuatan film seluas 300 hektare.

Kompleks yang berlokasi sekitar 18 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Zhejiang di Dongyang tersebut juga ramai dikunjungi para wisatawan domestik.

Selain dapat dengan mudah bertemu para bintang film pujaan di sela-sela pengambilan gambar, para wisatawan juga bisa menonton pertunjukan seni dan menikmati wahana permainan sekelas Universal Studio's.(Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…