Burger King Bikin Ulah, Raja Belgia Marah

Oleh : Irvan AF | Selasa, 30 Mei 2017 - 14:10 WIB

Gerai Burger King. (Foto: Daily Mail)
Gerai Burger King. (Foto: Daily Mail)

INDUSTRY.co.id, Brussels - Burger King bermasalah dengan Kerajaan Belgia gara-gara iklan promosi yang meminta warga Belgia mengikuti pemungutan suara daring untuk "memahkotai" Burger King sebagai penguasa sejati negara tempat merek Amerika Serikat akan diluncurkan bulan depan itu.

Perwakilan Raja Belgia Philippe pada Senin (29/5) meminta unit lokal Burger King, yang dimiliki oleh Restaurant Brands International, untuk menjelaskan maksud iklan tersebut.

"Kami katakan kepada mereka bahwa kami tidak senang dengan penggunaan citra raja dalam kampanye mereka," kata juru bicara istana Pierre-Emmanuel De Bauw kepada kantor berita Reuters.

Dia menambahkan citra raja yang dimunculkan dalam bentuk kartun tersebut tidak dapat digunakan untuk kepentingan komersial.

Shana Van den Broeck, juru bicara Burger Brands Belgium, mengatakan perusahaan sedang mempertimbangkan apakah akan mengubah iklan itu.

"Kami sedang mempertimbangkan bagaimana melanjutkannya," kata dia. "Jika kami membuat perubahan kampanye, kami akan mengkomunikasikannya," kata dia seperti dinukil kantor berita Reuters.

Iklan animasi itu, yang menyebut Raja Philippe nobatkan pada 2013, mengumumkan peluncuran merek Burger King di Belgia bulan ini dan bertanya: "Dua Raja. Satu mahkota. Siapa yang akan memerintah? Berikan suara sekarang..."

Siapa pun yang memilih raja berusia 57 tahun itu, kemudian menghadapi serangkaian pertanyaan seperti: "Anda yakin ... ? Dia tidak akan memasak kentang goreng untuk Anda."

Jajak pendapat lucu-lucuan itu mungkin telah menyentuh bagian sensitif di Brussels. Tahun 1950, warga Belgia melaksanakan referendum mengenai usul untuk menghapus kerajaan pada masa pemerintahan kakek Raja Philippe, Leopold III, selama pendudukan Nazi. Leopold terpaksa turun takhta untuk anaknya, paman Philippe.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KA Bandara Soekarno-Hatta (Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:15 WIB

Penyesuaian Tarif, Kini Kereta Api Bandara Batu Ceper-Soetta Hanya Rp35.000

PT Railink memutuskan menyesuaikan tarif antar-stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya penyesuaian tarif tersebut, kini masyarakat dari Kota Tangerang atau sekitar Stasiun Batuceper…

 Oesman Sapta Odang (OSO) Ketum Umum Hanura Oesman

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:07 WIB

Konflik Partai Hanura, OSO-Daryatmo Harus Temukan Kompromi Politik

Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyarankan para elit politik Hanura harus secepatnya bertemu untuk menemukan kompromi politik yang terbaik bagi partai…

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:57 WIB

Menhan Ungkap Empat Isu Krusial Ganggu Keamanan Kawasan

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, menyebutkan, saat ini dunia tengah menghadapi empat isu krusial yang dapat mengganggu keamanan kawasan regional dan wilayah.

Partai Solidaritas Indoensia (PSI) (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:52 WIB

PSI Galang Dana Publik untuk Perbaiki Iklim Politik Tanah Air

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pembiayaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:39 WIB

MPR: Indonesia Butuh Haluan Negara

Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kembali pola pembangunan sejenis garis besar haluan negara(GBHN), ditengah munculnya fenomena Demokrasi Pancasila menghasilkan…