PT Perkebunan Nusantara III Garap Pabrik Minyak Goreng di Sumatera Utara

Oleh : Hariyanto | Senin, 29 Mei 2017 - 08:51 WIB

PTPN III (ist)
PTPN III (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Holding bersama PTPN IV membentuk anak usaha baru bernama PT Industri Nabati Lestari, berlokasi di Kawasan Industri Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, anak usaha PTPN ini akan memproduksi minyak goreng.

"Berdiri di lahan seluas 2.000 hektar (ha), pabrik yang saat ini masuk dalam tahap pembangunan atau konstruksi ini memiliki kapasitas produksi minyak goreng sebesar 600.000 ton setahun," kata Direktur Utama PTPN III Holding, Dasuki Amsir di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Dasuki mengatakan, untuk membangun pabrik minyak goreng, pihaknya menyiapkan investasi hampir Rp1 triliun. Dana berasal dari internal sebesar 30% dan 70% dari pinjaman perbankan.

"Sekarang sudah memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan sudah mulai beroperasi akhir 2018 atau awal 2019," tuturnya.

Kebutuhan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang digunakan sebagai bahan baku minyak goreng mencapai 2.000 ton per hari. Pasokan bahan baku itu berasal dari PTPN III dan PTPN IV masing-masing 1.000 ton.

Dalam proses pengolahan, tidak semua CPO akan menjadi minyak goreng. Sekitar 75% dari CPO dapat dijadikan minyak goreng, sementara 25% sisanya menjadi oleochemical.

Untuk mengolah oleochemical itu, perusahaan plat merah ini akan bekerjasama dengan PT Unilever Oleochemical Indonesia (UOI). Unilever nantinya akan menyerap dan mengolah oleochemical yang dihasilkan PTPN.

Minyak goreng yang di produksi akan dibagi dalam dua jenis, yakni minyak goreng curah dan minyak koreng kemasan. Minyak goreng curah rencananya akan didistribusikan ke pasar dengan menggunakan kontainer, sementara minyak goreng kemasan dikemas dalam ukuran 1 liter hingga 5 liter.

PTPN masih membuka peluang menambah kapasitas produksi pabrik minyak goreng bila permintaan terus meningkat. Pendirian pabrik ini untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng yang terus naik. Pada 2017, kebutuhan minyak goreng kemasan Indonesia diproyeksikan 1,1 juta ton dan curah 3,5 juta ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:30 WIB

Kemenperin: Aturan Pengecualian Impor Mainan Cegah Masuknya Barang Impor Tak Bermutu

Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional telah menyepakati tentang ketentuan pengecualian yang diberikan…

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:16 WIB

Helios - Microsoft Bidik UKM dan Startup Berbasis Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusiinfrastruktur TI dananakusahaCTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.…

Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik Berkunjung ke Tampak Siring Ubud, Bali (Foto: Riziki Meirino/Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

Peryaan Imlek 2018, Bali Tetap Jadi Destinasi Wistawan Asal China

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 15 hingga 22 Februari 2018, tentunya masyarakat Tionghoa mulai berlibur dan Pulau Bali yang maenjadi salah satu tujuan wisata asal China.

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

Barata Indonesia Segera Bangun PLTM di Tapanuli Sumut

Perseroan terbatas Barata Indonesia akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Batang Toru 3 (2x5) MW di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai solusi pengembangan…

Gubernur BI Agus Martowardojo

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

BI Jamin Inflasi dan Indikator Stabilitas Ekonomi Terjaga Selama Tahun Politik

Bank Indonesia berjanji inflasi dan indikator stabilitas makro ekonomi lainnya akan terjaga sesuai nilai fundamental, meskipun kegiatan ekonomi tahun ini akan dipengaruhi masifnya agenda politik…