Holcim Indonesia Terus Fokus Pada Transformasi Komersial Guna Tingakatkan Kinerja di Tahun 2017

Oleh : Ridwan | Kamis, 25 Mei 2017 - 11:29 WIB

Pembicara Lafarge Holcim
Pembicara Lafarge Holcim

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Holcim Indonesia kembali menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kemarin di Jakarta.

Dalam rapat tersebut para pemegang saham menyetujui laporan kinerja tahun 2016 dan menunjuk Martin Kriegner sebagai Wakil Presiden kimisaris Holcim Indonesia.

Presiden Direktur Holcim Indonesia, Gary Schutz mengatakan, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi dan ketatnya persaingan pasar masih menjadi penyebab utama tertekannya harga jual di pasar. Holcim Indonesia saat ini terus mengoptimalkan potensi untuk memperluas peluang bisnis selain mengantisipasi upaya pemerintah mengakselerasi realisasi proyek perumahan dan infrastruktur yang tertunda.

"Pertumbuhan kredit perumahan tercatat hanya 8 persen pada kuartal pertama tahun 2017, ini disebabkan karena daya beli masyarakat yang rendah. Kami harapkan pertumbuhan kredit perumahan pada kuartal kedua tahun 2017 mencapai 12 persen," ungkap Gary Schutz seusai acara RUPS dan RUPSLB PT. Holcim Indonesia di Jakarta (24/5/2017).

Menurut Gary, industri bahan bangunan dan konstruksi masih berada dalam tekanan karena perlambatan perekonomian yang mempengaruhi daya beli pelanggan. Dengan kondisi sulit seperti ini menyebabkan penurunan kinerja sebagian besar industri, termasuk pelaku bisnis semen pada tahun 2016.

"Dengan demikian, peran pemerintah diharapkan mampu , menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif dan memulihkan perekonomian," terangnya.

Pertumbuhan permintaan semen dalam waktu dekat diperkirakan masih sangat minim dan masih jauh dari yang diproyeksikan oleh Asosiasi Semen Indonesia (ASI) sebesar 5 persen. Sedangkan untuk jangka panjang, Holcim Indonesia yakin bahwa potensi pertumbuhan yang dibutuhkan akan lebih besar dari kebutuhan jangka pendek.

"Kondisi pasar semen di Indonesia pada kuartal pertama tahun 2017 masih sangat menantang. Untuk mengatasi dampak dari penundaan proyek serta munculnya pemain-pemain baru di industri semen, kami berusaha untuk fokus kepada langkah efiseinsi biaya dan trnsformasi komersial," ucap gary.

Kedepan, Holcim Indonesia akan berfokus pada transformasi komersial untuk meningkatkan penjualan serta melayani kebutuhan pelanggan yang ada di dua pasar semen terbesar yaitu, pulau Sumatera dan pulau Jawa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Pariwisata, Arief Yahya (Foto: Kemenpar)

Jumat, 20 Juli 2018 - 12:00 WIB

Ajang ISTA 2018Kemenpar Optimis Raih Peringkat 30 di Tahun 2019

Berdasarkan Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF), Indonesia berada di peringkat 42 pada tahun 2017, kini diproyeksikan naik peringkat ke-30 dunia pada 2019…

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto Ist)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:45 WIB

Ini Janji BI Dampingi UMKM ke Pasar Global

Bank Indonesia menerapkan tiga langkah pendekatan untuk mendorong akses UMKM ke pasar global.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:33 WIB

DPR: Kelompok Cyber Narcoterrorism Gunakan Sosmed Pasarkan Narkoba

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan waswas terhadap kemunculan kelompok "cyber narcoterrorism" yang memanfaatkan dunia maya sebagai media untuk memasarkan narkoba.

Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas (Foto Abe)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:28 WIB

Kebijakan Trump Bisa Untungkan Obligasi Dalam Negeri

Kembalinya sentimen negatif dapat memberikan imbas negatif juga pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri dimana pelaku pasar diperkirakan akan kembali melakukan aksi jualnya.

Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:25 WIB

Rupiah Berpeluang Melemah Meski Suku Bunga BI Bertahap

Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.475-14.462. Adanya rilis Bank Indonesia yang mempertahankan level suku bunganya meski positif untuk kondisi makroekonomi.