Roti Maryam, Bisa Jadi Menu Andalan Saat Buka Puasa, Lho!

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 23 Mei 2017 - 13:11 WIB

Kuliner Khas India, Roti Maryam (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)
Kuliner Khas India, Roti Maryam (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Roti Maryam merupakan kuliner khas India yang hingga saat ini digemari oleh masyarakat Indonesia. Apalagi saat bulan Ramadhan, pasti banyak berbagai kuliner yang pastinya Anda akan tergiur untuk mencicipinya. Banyak restoran, hotel bahkan makanan ini bisa dibeli dipinggir jalan sudah banyak yang menjualnya.

Andapun bisa membuat makanan ini di rumah lho! Terkait rasa, saat Industry.co.id mencicipinya pada saat demo masak bersama Chef Ibe, Mercure Jakarta Cikini, rasa Roti Maryam dengan toping Chicken Curry ini cocok untuk lidah masyarakat Indonesia.

Chef Ibe, Hotel Mercure, Cikini, Jakarta Sedang Demo Masak Roti Maryam (Chdijah Febriyani/Industry.co.id)

Rotinya renyah, rasa Chicken Currrynya pun tidak terlalu pedas. Kalau ini menjadi menu andalan berbuka puasa, sangat cocok sekali.

Mau tahu cara pembuatannya? Ini resep Roti Maryam Chiken Curry ala Chef Ibe.

Bahan Roti Maryam :
 - 1 kg tepung terigu protein tinggi
 - 1 sendok teh garam
 - 4 sendok makan susu bubuk
 - 2 butir kuning telur
 - 2 butir telur
 - 450 cc air hangat
 - 175 cc minyak goreng

Campur minyak goreng, telur dua butir dan dua kuning telur dan juga air.  Campuran tersebut diaduk menggunakan whisk, aduk sampai rata. Kemudian, masukkan tepung terigu protein tinggi, masukkan garam, dan susu bubuk, lalu diuleni hingga kalis.

Setelah itu, adonan dibagi sama rata kira-kira 50 gram, bulatkan adonan dan olesi bagian atasnya dengan minyak. Kemudian, tutup dengan serbet bersih, lalu diamkan selama satu jam lebih. Setelah satu jam lebih, giling adonan sampai tipis, dan bentuk oval panjang.

Lalu, digulung menyerupai gulungan panjang, lalu dibentuk kerucut ke atas. Diamkan sebentar, kemudian digiling lagi dengan ketebalan 1/2 cm. Setelah itu, Anda bisa panaskan minyak goreng dalam wajan datar anti lengket, yang telah dioelsi dengan sedikit minyak, lalu goreng hingga kecoklatan.

Lalu, angkat dan beri topping sesuai selera Anda, salah satu toping yang dapat dipilih yaitu disajikan dengan saus kari ayam, ataupun susu kental manis.

Sajian Roti Maryam, Lebih Enak disantap dalam Keadaan Hangat (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kris Wijoyo Soepandji Luncurkan Buku“ILMU NEGARA: PERSPEKTIF GEOPOLITIK MASA KINI”

Sabtu, 16 Desember 2017 - 20:39 WIB

Kris Wijoyo Soepandji Luncurkan Buku "ILMU NEGARA: PERSPEKTIF GEOPOLITIK MASA KINI"

Dewasa ini, berbagai dinamika geopolitik, antara lain perebutan pengaruh antara Amerika Serikat-Tiongkok, konflik di Timur Tengah, hingga merebaknya gerakan radikalisme mengatasnamakan agama…

High poin

Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:55 WIB

HighPoint Luncurkan Case Berkonsep Modular

Dijaman modern seperti sekarang ini banyak orang lebih memilih barang yang sifatnya lebih praktis dan dinamis, begitu juga dengan desain sebuah furniture. Desain yang praktis dan dinamis tak…

Turnamen growing archery di mal sumarecon bekasi (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:50 WIB

Growing Archery, Kejuaraan Olahraga Panahan di Summarecon Mal Bekasi

Cabang olahraga panahan merupakan salah satu olahraga dengan peralatan yang sederhana yaitu busur dan panah tetapi memerlukan teknik dan keahlian khusus.

Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:28 WIB

Ketum Golkar: Agus Gumiwang dan Bambang Soesatyo Berpeluang Jadi Ketua DPR

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mengaku belum menentukan sikap soal Ketua DPR baru yang akan menggantikan Setya Novanto. Namun dia mengakui dua nama yang peluangnya sama besar, yakni…

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal

Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:22 WIB

KSPI: Buruh Berdiri di Garda Depan Untuk Merawat Perdamaian

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menginstruksikan anggotanya untuk ikut melakukan Aksi Bela Palestina, pada Minggu (17/12/2017), ujar Presiden KSPI Said Iqbal.