Pemerintah Terapkan Sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi Secara Tertutup

Oleh : Hariyanto | Selasa, 23 Mei 2017 - 09:16 WIB

Pupuk Ilustrasi
Pupuk Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kepala Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana mengatakan, distribusi pupuk bersubsidi pemerintah menerapkan sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi secara tertutup atau Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok.

"Sampai dengan akhir April 2017. telah disalurkan pupuk untuk sektor tanaman pangan secara nasional sebesar 2.999.572 ton. Rincian penyaluran tersebut untuk Urea sebesar 1.327.456 ton, NPK sebesar 832.534 ton, SP-36 sebesar 325.052 ton, ZA sebesar 320.495 ton dan Organik sebesar 194.035 ton," ujar Wijaya di Jakarta, Senin (22/5/2017).

Khusus untuk mengamankan stok menjelang musim tanam, Pupuk lndonesia menambah jumlah gudang dan merelokasi gudang ketempat yang lebih baik agar mudah dijangkau, saat ini Pupuk lndonesia memiliki gudang lini l berkapasitas 567.400 ton, gudang lini ll dan lini lll sebanyak 640 unit berkapasitas 2.683.831 ton yang tersebar diseluruh daerah. Dalam hal pendistribusian, Pupuk Indonesia menggunakan kendaraan truk yang dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS) agar mudah dilacak posisinya.

Untuk menjaga ketahanan pangan, PT Pupuk indonesia (Persero) dan 10 (sepuluh) anak perusahaannya menyalurkan pupuk hingga keseluruh pelosok tanah air, untuk melayani daerah terpencil yang sulit dijangkau, Pupuk lndonesia menambah gudang penyangga dan menyediakan sarana transportasi untuk ke kios remote serta menginvertarisir kebutuhan pupuk yang akan ditangani di wilayah terpencil.

Wijaya menambahkan, demi meningkatkan pelayanan terhadap petani, anak-anak perusahaan Pupuk Indonesia juga telah mengembangkan bisnis retail untuk pupuk dan produk pertanian lainnya, termasuk diantaranya pupuk non subsidi, pestisida, benih.

"Untuk kelancaran proses pendistribusian, kami terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait khususnya untuk melakukan perhitungan kebutuhan pupuk sehingga pendistribusian pupuk bersubsidi ini bisa memenuhi kaidah enam tepat, yaitu tepat waktu, jenis, lokasi, jumlah, mutu dan harga," tutur Wijaya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:31 WIB

Masuk Tahun Kelima Jokowi-JK, Moeldoko Ajak Kembangkan Politik Cinta Kasih

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, seandainya saja bangsa kita dikelola dengan cinta kasih, maka politik kita pun akan menjadi politik yang sejuk, jauh dari rasa kebencian dan memusuhi.…

FOUNDA Startup Baru Ajak Milennials Berbisnis (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 18:00 WIB

FOUNDA Startup Baru Ajak Milennials Berbisnis

Dalam rangka meningkatkan kesadaran berwirausaha pada kalangan milennials, FOUNDA sebagai perusahaan rintisan atau startup hadir dengan tujuan untuk menciptakan founder muda (Founda) dengan…

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih saat berfoto bersama 27 pelaku usaha kreatif dalam program Creative Business Incubator (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Ciptakan Pengusaha Muda di Sektor Ekonomi Kreatif, Kemenperin Gelar Creative Business Incubator

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian melalui Bali Creative Industry Center (BCIC) menggelar program "Creative Business Incubator (CBI)".

Andrew Keily Juarai Ajang Herbalife Bali International Triathlon 2018 (Foto Rizki Meirino)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 17:00 WIB

Andrew Keily Juarai Ajang Herbalife Bali International Triathlon 2018

Herbalife Bali International Triathlon 2018 telah selesai digelar di Pantai Mertasari, Sanur, Bali, Minggu (21/10/2018). Dalam kategori Olympic Distance Course Pria, Triatlit asal Amerika Serikat,…

HM Sampoerna Tbk Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 16:30 WIB

HM Sampoerna Tbk Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) memiliki komitmen yang besar untuk mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.…