Semen Baturaja Perluas Jaringan Distribusi di Sumatera Selatan

Oleh : Hariyanto | Senin, 22 Mei 2017 - 11:34 WIB

Ilustrasi industri semen. (Ist)
Ilustrasi industri semen. (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memperluas jaringan distribusi di Sumatra bagian selatan dan wilayah pesisir timur.

"Penetrasi pasar sangat vital guna menangkap peluang dari pertumbuhan pesat di wilayah tersebut," kata Direktur Utama Semen Baturaja, Rahmad Pribadi di Jakarta, Senin (22/5/2017).

Sepanjang tahun ini, perusahaan dengan kode emiten SMBR akan mengembangkan tiga sentra distribusi dengan kapasitas masing-masing mencapai 350.000 ton. Untuk itu, perseroan akan menggelontorkan investasi senilai Rp500 miliar.

"Kami menjajaki daerah-daerah yang landlocked, yang sulit dimasuki oleh kompetitor lain. Kami ingin menjadi pabrik semen paling efisien," papar Rahmad.

Salah satu pasar potensial yang ingin dijajaki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut adalah Jambi yang saat ini belum memiliki distribution center. Data penjualan SMBR menunjukkan, sepanjang 2016, penjualan di Jambi tumbuh 216% menjadi 50.226 ton.

"Permintaan semen di wilayah tersebut sangat potensial. Permintaan yang cukup besar misalnya dari proyek pembangunan infrastruktur pemerintah yaitu jalan tol, stadion olahraga, dan sarana transportasi," ujar Rahmad.

Rahmad menambahkan, dengan total enam sentra distribusi pada akhir 2017, pihaknya optimistis dapat meningkatkan pangsa pasar di Sumatra bagian selatan dan Jambi. Hingga kini, SMBR menguasai pangsa pasar di Baturaja mencapai 70% dan berkisar 20% hingga 30% di Lampung.

"Makanya kami sedang selesaikan fasilitas logistik pendukungnya sehingga bisa masuk ke tempat-tempat yang selama ini kami belum ada. Saat ini kuantitas produksinya juga ada tambahan dari pabrik baru Baturaja II yang akan menambah pasokan 1,8 juta ton per tahun," tutur Rahmad.

SMBR baru saja menyelesaikan pabrik Baturaja II yang proses pembangunannya sudah mencapai 100% dan saat ini sedang dalam tahap commissioning (uji coba) produksi semen.

Proyek pembangunan pabrik yang menelan biaya investasi senilai Rp3,4 triliun itu akan mengerek kapasitas produksi SMBR menjadi 3,85 juta ton, naik 92,5% dari saat ini sebesar 2 juta ton semen per tahun. Fasilitas produksi tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara penuh pada Juli mendatang.

SMBR membiayai pembangunan pabrik tersebut menggunakan ekuitas perseroan sebesar Rp2,4 triliun dan pinjaman sindikasi perbankan senilai Rp1 triliun. Pabrik tersebut diklaim lebih ramah lingkungan dan dapat memproduksi semen dengan lebih efisien.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para Pemain, Sutradara, dan Produser film Down Swan

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:54 WIB

Film Down Swan Angkat Tema Tentang Anak Down Syndrom

Di tengah booming-nya film horor, production house (PH) baru bernama Adiksi Film siap memproduksi film drama keluarga yang bercerita seputar dunia anak anak berkebutuhan khusus, berjudul Down…

Natasha Demetra, Cheryl Halpern, Imam Prihadiyoko, Sri Anglung Prabu Punta dan Damien Dematra dalam sesi diskusi "vision of peace"i

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:41 WIB

Visions of Peace Jadi Tema Lomba Karya Seni Film, Lukisan dan Puisi

Dalam rangkaian peringatan Hari Toleransi Sedunia yang jatuh tanggal 10 Desember setiap tahunnya, Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), Menara62 Muhammadiyah dan International Festivals…

Dirjen Horti, Suwandi memegang hasil panen cabai

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:19 WIB

Jaga Pasokan dan Harga, Kementan Terus Dorong Pengembangan Olahan Aneka Cabai

Pati,- Salah satu program fokus Kementerian Pertanian (Kementan) yakni membangun kawasan cabai di daerah sentra guna meningkatkan produksi dan stabilisasi harga. Hal ini penting karena cabai…

Ilustrasi Petani Kakao

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:05 WIB

Indonesia sebagai Produsen Kakao Dunia Bukan Mimpi

Bogor, Jawa Barat Hasil riset Peneliti Kementerian Pertanian menawarkan solusi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kakao Indonesia. Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan…

Bank Indonesia

Rabu, 12 Desember 2018 - 10:47 WIB

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Resmi Dibuka

Surabaya - Festival Ekonomi Syariah Indonesia atau Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 secara resmi dibuka pada hari ini (11/12) di Surabaya.Penyelenggaraan ISEF tahun ini mengangkat…