Tarik Minat Investor Bangun Pabrik Gula, Kemenperin Berikan Insentif Tambahan

Oleh : Ridwan | Kamis, 18 Mei 2017 - 15:29 WIB

Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto
Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Kementerian Perindustrian telah sediakan insentif untuk menarik minat investor baik dalam maupun luar negeri untuk membangun pabrik gula yang terintegrasi dengan perkebunan tebu.

Seperti diketahui, sebelumnya Kemenperin telah menyadiakan insentif berupa tax allowance dan tax holiday, namun kedua insentif itu masih belum menarik minat dari investor. Untuk itu, perlu diberikan insentif lainnya sesuai dengan amanah PP No.2 tahun 2017 tentang pembangunan sarana dan prasarana industri.

"Menurut PP No.2 tahun 2017, Menteri Perindustrian dapat memberikan fasilitas non-fiskal bagi industri antara lain, fasilitas memperoleh bahan baku gula kristal mentah impor," ungkap Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto di Jakarta (18/5/2017).

Menurut Panggah, selain menrik minat investor, tujuan pemberian insentif juga mempercepat pengembangan perkebunan tebu secara bertahap dalam memenuhi kebutuhan bahan baku tebu untuk operasional pabrik.

Dalam pemberian insentif, ada ebebrapa syarat yang harus dipenuhi oleh pabrik gula yang menerima fasilitas tersebut antara lain, pabrik gula baru atau perluasan yang terintegrasi dengan perkebunan tebu yang membangun pabrik gula lengkap mulai dari proses ekstrasi sampai proses kristalisasi yang menghasilkan gula sesuai dengan standar yang ditentukan, serta pabrik gula harus mempunyai izin usaha industri (IUI) yang diterbitkan.

"Kita akan berikan insentif tersebut paling lama 7 tahun bagi pabrik gula yang terintegrasi di luar pulau jawa, dan paling lama 5 tahun bagi pabrik gula yang terintegrasi di pulau Jawa, serta paling lama 3tahun untuk pabrik gula perluasan yang terintegrasi,' tutup Panggah.

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gerai Mitra 10. (Foto: Panoramio)

Senin, 16 Juli 2018 - 21:08 WIB

Jadi Pemegang Saham Strategis di CSAP, SCG Percepat Pertumbuhan Mitra 10

Siam Cement Group (SCG), salah satu pemimpin konglomerat bisnis di ASEAN, hari ini, Senin (16/7/2018) mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama denganPT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (Kode…

Tim Wushu Indonesia yang berlagapada ajangKejuaraan Dunia Wushu Junior di Brasilia, Brasilberfoto bersama denganDuta BesarIndonesiauntuk Brasil, TotoRiyanto (Foto: Dok. Kemenperin)

Senin, 16 Juli 2018 - 20:33 WIB

Harumkan Nama Bangsa di Kejuaraan Dunia, Tim Wushu RI Juga Bawa Misi Ekonomi Berkelanjutan

Tim Wushu Indonesia mampu harumkan nama bangsa di ajang Kejuaran Dunia Wushu Junior ke-7 (7th World Junior Wushu Championships) di Brasilia, Brasil yang berlangsung pada tanggal 9-15 Juli 2018.…

PLN Ilustrasi

Senin, 16 Juli 2018 - 20:00 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat PLN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap…

Dirut PLN Sofyan Basir beserta manajamen menggelar konferensi pers perihal kasus PLTU Riau 1, Senin (16/7/2018) (Dok: INDUSTRY.co.id)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:42 WIB

Tersandung Hukum, PLN Hentikan Proyek PLTU Riau 1

Manajemen PLN akhirnya memutuskan proyek pembangunan PLTU Riau 1 hingga proses hukum selesai. Dimana PLTU Riau 1 merupakan proyek konsorsium anak usaha PLN yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB)…

Sofyan Basir (Foto/Rziki Meirino)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:30 WIB

Dirut PLN: Status Saya Adalah Saksi

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir mengatakan status hukumnya usai rumahnya didatangi KPK adalah masih sebagai saksi.