AccorHotels Resmikan 2 Hotel dengan Konsep Berbeda

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 16 Mei 2017 - 16:37 WIB

Peresmian Grand Mercure dan Ibis Yogyakarta Adi Sucipto
Peresmian Grand Mercure dan Ibis Yogyakarta Adi Sucipto

INDUSTRY.co.id, Jakarta - AccorHotels meresmikan dua hotel dengan konsep yang berbeda dalam satu lokasi, Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto dan Ibis Yogyakarta Adi Sucipto. Kedua hotel tersebut terletak strategis di jalan utama dekat pusat kota dan kawasan yang dekat dengan tempat wisata budaya dan sejarah yang dekat dari Bandara Internasional Adi Sucipto.

Menurut Garth Simmons selaku Chief Operating Officer, AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia dan Singapura mengatakan, "Dua hotel tersebut dipadukan dengan desain yang unik dan didukung oleh fasilitas yang memadai seperti kolam renang, pusat kebugaran, penyediaan ruang pertemuan," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id, Selasa (16/5/2017)

Desain Hotel Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto mengusung kemegahan Candi Borobudur. Di setiap sudut hotel terdapat desain motif Borobudur, mulai dari gerbang hotel yang berbatuan candi, motif Borobudur modern dalam mozaik batu di lobby dan ruang pertemuan, pintu-pintu perunggu yang megah, miniatur stupa, serta terdiri dari 305 kamar luas nan anggun, lengkap dengan fasilitas modern, termasuk kamar dengan difabel akses.

Sedangkan, Ibis Yogyakarta Adi Sucipto, hotel ekonomi berdesain modern yang menyuguhkan kenyamanan dan pelayanan bertaraf internasional dengan harga terjangkau. Ibis Yogyakarta Adi Sucipto terdiri dari 144 kamar.

Selain itu, untuk menu makan dan minum, Ibis Kitchen Wok, menawarkan menu-menu lokal dengan fokus sajian Asia, dengan makan pagi lengkap mulai dari jam 4 pagi sampai dengan jam 12:00 siang. Sedangkan jika para tamu ingin sekedar bersantai, Rendevous Bar siap menyajikan minuman dan makan ringan sepanjang waktu selama 24 jam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:45 WIB

Kementan: Kedaulatan Pangan Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Petani

Indramayu - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Indramayu untuk bisa mencapai target produksi padi hingga lebih dari 1,8 juta ton gabah kering pungut di tahun 2019.…

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:36 WIB

BNI Syariah Siapkan Strategi Untuk Hadapi Era Disrupsi

Jakarta - BNI Syariah sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi era disrupsi. Era disrupsi ini terjadi ditunjukkan dengan perubahan yang cukup cepat dan mengganggu eksisting bisnis.

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.  

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:10 WIB

Kemenperin Siapkan Dua Model Program Pacu Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan beberapa program atau model untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan…

Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:05 WIB

Kementerian BUMN Hormati Proses Hukum yang Sedang Berjalan di PT KS

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang berjalan di PT Krakatau Steel.