Menperin: Hilirisasi Industri Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Oleh : Herry Barus | Senin, 12 Desember 2016 - 03:02 WIB

Menperin
Menperin

INDUSTRY.co.id - Dalam upaya meningkatkan kinerja industri nasional ke depan, diperlukan langkah-langkah strategis, antara lain meliputi penguatan struktur, pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguasaan teknologi, dan pembangunan infrastruktur industri.

Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika menjadi narasumber pada Indonesianisme Summit 2016 yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) di Jakarta.

Hilirisasi industri akan memacu kegiatan ekonomi di sektor lainnya dan mempunyai multiplier effect yang besar, kata Airlangga lewat siaran pers di Jakarta, Minggu (11/12).

Penguatan struktur industri diarahkan melalui hilirisasi karena berdampak positif pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri, peningkatan devisa melalui substitusi impor, perluasan kesempatan kerja, percepatan pertumbuhan ekonomi, percepatan penyebaran industri ke seluruh NKRI, dan peningkatan penerimaan devisa melalui ekspor.

Hilirisasi juga akan mendorong Indonesia ke dalam rantai pasok dunia dengan menjadi produsen bahan setengah jadi atau bahan material yang sudah diproses.

Langkah selanjutnya, sebut Airlangga, yang terpenting dalam pengembangan industri nasional adalah menyiapkan kompetensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

Menciptakan SDM Indonesia yang terampil itu perlu melalui kegiatan vokasi. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan Inpres, dengan menekankan 60 persen materi pelajaran di SMK itu harus terkait industri baik manufaktur maupun non manufaktur, tuturnya.

Mengenai penguasaan teknologi industri, Airlangga menyampaikan, ada tiga kebijakan utama yang perlu dijalankan, yakni penguatan infrastruktur kegiatan litbang, peningkatan adopsi dan alih teknologi, serta pemanfaatan teknologi terkini.

Upaya tersebut untuk menghadapi persaingan global yang saat ini semakin ketat dan memasuki era Industri 4.0, sehingga diperlukan lompatan perubahan yang signifikan dari industri nasional dengan menerapkan teknologi digital, terangnya.

Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian tengah memperluas pasar bagi industri kecil dan menengah (IKM) melalui program e-smart IKM yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan startup lokal.

Sedangkan menurut Menperin, langkah pembangunan infrastruktur industri, tidak hanya membuat fasilitas pendukung seperti jalan, rel kereta api, maupun pelabuhan.

Tetapi juga, upaya memenuhi kebutuhan energi industri, misalnya menjamin ketersedian dan harga gas yang murah.

Bagi industri, infrastruktur energi itu listrik, gas, dan air, ujarnya.

Diketahui, per 1 Januari 2017, tiga sektor yang akan mendapatkan harga gas murah di bawah 6 dollar AS per MMBTU, yakni industri pupuk, petrokimia, dan baja. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 40 Tahun 2016 tentang Harga Gas Bumi untuk Industri Tertentu.

Namun demikan, Kemenperin tetap menginginkan lebih banyak sektor industri bisa mendapatkan penurunan harga gas sesuai dengan yang telah diusulkan, yakni 10 sektor dan industri yang berlokasi di kawasan industri.

Untuk itu, Airlangga berharap, sektor penerima penurunan harga gas tersebut bisa kembali ditambah. "Paling tidak sesuai dengan Perpresnya yang sejak April lalu sudah keluar," tegasnya. (Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran Sulaiman di atas alat mesin pertanian

Rabu, 21 November 2018 - 08:26 WIB

Jalankan Amanat Presiden, Kementan Genjot Investasi Pertanian

INDUSTRY.co.id -

INDUSTRY.co.id -

Jakarta

Berkaitan dengan investasi, Kementerian Pertanian telah melakukan deregulasi terhadap peraturan…

Ilustrasi Perumahan

Rabu, 21 November 2018 - 08:03 WIB

Dafam Property Indonesia Bangun Hunian di Madiun dan Magetan

PT Dafam Property Indonesia Tbk bekerja sama dengan PT Tiga Putra Rahma Perkasa (TPRP) dalam membangun hunian atau komersial di kabupaten Madiun dan Magetan beserta sarana dan prasarananya.

Ilustrasi Kunjungan Wisatawan manca negara (Wisman)

Rabu, 21 November 2018 - 07:59 WIB

Wisman Amerika ke Bali Capai 193,3 Ribu

PT Angkasa Pura I mencatat kedatangan wisatawan Amerika Serikat di Bali mencapai 193,3 ribu atau tumbuh signifikan sebesar 50,8 persen selama Januari-Oktober 2018 dibandingkan periode sama tahun…

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) (ist)

Rabu, 21 November 2018 - 07:58 WIB

Cermati Tujuh Saham, IHSG Diperkirakan Melemah

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Diperkirakan IHSG diperkirakan melemah dengan support 5950-6035. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, WSBP, WTON, CPIN,…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Rabu, 21 November 2018 - 07:55 WIB

Sawah Baru di Sumba Timur NTT Siap Ditanami

Lahan sawah baru seluas 60 hektare di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), siap ditanami pada musim tanam 2018/2019 ini.