April 2017, Ekspor Indonesia Turun 10,33 Persen

Oleh : Ridwan | Senin, 15 Mei 2017 - 12:09 WIB

Produksi tekstil (vov5)
Produksi tekstil (vov5)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ekspor Indonesia pada periode April 2017 mencapai USD13,17 miliar, angka ini menurun 10,33 persen dibanding ekspor periode Maret 2017. Sementara jika dibandingkan dengan periode April 2016 angka ini meniningkat 12,63 persen.

"Penurunan ekspor periode April 2017 disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas sebesar 7,43 persen, demikian juga ekspor migas yang turun 35,36 persen," ungkap Ketua Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto saat konferensi persnya di Jakarta (15/5/2017).

Suhariyanto menambahkan, ekspor nonmigas pada periode April 2017 mencapai USD12,19 miliar, sedangkan untuk ekspor migas mencapai USD976,8 juta.

Menurut Suhariyanto, penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor hasil minyak sebesar 51,89 persen, sedangkan untuk ekspor minyak mentah turun sebesar 50,65 persen, demikian juga dengan ekspor gas yang turun sebesar 18,11 persen.

"Sementara itu, untuk volume ekapor migas periode April 2017 terhadap Maret 2017 untuk hasil minyak turun 43,69 persen dan minyak mentah turun 49,23 persen, demikian juga dengan gas yang turun 24,33 persen," terang Suhariyanto.

Seperti diketahui, harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia naik dari USD48,71 per barel pada Maret 2017 menjadi USD49,56 per barel pada April 2017.

"Secara komulatif, nilai ekspor Indonesia periode Januari-April 2017 mencapai USD53,86 miliar, demikian juga dengan ekspor komulatif nonmigas mencapai USD48,90 miliar," tutup Suhariyanto.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gulai Lemea, Kuliner Khas Ramadan Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Mencicipi Gulai Lemea, Kuliner Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Indonesia, kaya akan keanekaragam kuliner yang lezat seperti kuliner khas Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yakni Gulai "Lemea" yang saat ini banyak dicari oleh kalangan…

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Jelang Lebaran 2018, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Pertamina memproyeksikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2018 konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji harian secara nasional naik rata-rata 15% bila dibandingkan dengan hari biasanya.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:28 WIB

IHSG Jumat Ditutup Menguat 29,20 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, ditutup menguat sebesar 29,20 poin seiring dengan kondisi pasar yang mulai pulih.

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:14 WIB

Pertamina: Selama Ramadhan Konsumsi LPG Meningkat Lima Persen

PT Pertamina (Persero) telah mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG selama Ramadan hingga mudik Idul Fitri dengan menambah pasokan sejak awal Ramadan. Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina…

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:00 WIB

Paripurna DPR Antiklimaks Setujui RUU Terorisme

Rapat paripurna pengambilan keputusan atas revisi Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Terorisme seakan antiklimaks tanpa adanya interupsi dan perdebatan, akhirnya secara aklamasi menyetujui…