Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Lolos Festival Cannes 2017

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 12 Mei 2017 - 17:00 WIB

Adegan Film "Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak"
Adegan Film "Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak"

INDUSTRY.co.id - Karya terbaru sutradara wanita Mouly Surya yang berjudul Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak lolos seleksi di Quinzaine des réalisateurs (Directors Fortnight) yang berlangsung paralel dengan Cannes Film Festival 2017.  Hal menggembirakan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Plaza Inonesia XXI bersama Duta Besar Perancis dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, Jumat, (12/5) siang.

“Terseleksi di festival ini saya berharap bisa memberikan kesempatan kepada Marlina untuk mendapatkan distribusi yang lebih luas dari film-film saya sebelumnya. Sungguh sebuah kehormatan besar bisa berada di Directors’ Fortnight yang telah banyak menemukan Auteurs dunia Sungguh sebuah panggung yangg cocok untuk Marlina.“ Kata Mouly.

Triawan Munaf, mengatakan, keberhasilan sutradara Mouly Surya menembus Directors Fortnight Cannes merupakan pencapaian penting bagi dunia sinema Indonesia. “ Bukan hanya karena ini yang pertama pada sesi Fortnight, tetapi juga setelah 12 tahun absen, akhirnya ada film Indonesia pada rangkaian festival film terpenting di dunia ini,” katanya.

Sejak diselenggarakan pertamakalinya di tahun 1969, Directors' Fortnight, yang diselenggarakan pada Festival Film Cannes oleh Société des Réalisateurs de Films (Asosiasi Sutradara Film Prancis), bertujuan untuk mendukung pembuat film dan mendorong talenta baru ke hadapan khalayak umum serta kritikus film pada perlehatan festival film terpenting di dunia ini.

Dalam sejarahnya, Directors' Fortnight menemukan dan mengorbitkan banyak sutradara besar seperti Werner Herzog, George Lucas, Martin Scorsese, Jim Jarmush, Michael Haneke, Spike Lee, Sofia Coppola dan lainnya.

Film-film yang teseleksi akan diputar di festival yang diselenggarakan tanggal 18 hingga 28 Mei 2017 di Cannes, lalu akan ada pemutaran di Marseille, Paris, Geneva, Roma, Milan, Florence dan Brussels.

Marlina bercerita tentang seorang janda yang mencari keadilan setelah rumahnya diserang segerombolan perampok. Film ini ditulis oleh Mouly Surya dan Rama Adi berdasarkan ide cerita Garin Nugroho.

Marlina diproduseri Rama Adi dan Fauzan Zidni, serta dibintangi oleh Marsha Timothy, Dea Panendra, Yoga Pratama dan Egi Fedly.

Marlina merupakan film produksi bersama Cinesurya, Kaninga Pictures (Indonesia), Sasha & Co Production (Prancis), Astro Shaw (Malaysia), HOOQ Originals (Singapura) dan Purin Pictures (Thailand).

Sebelumnya, proyek film ini terseleksi ikut Asian Project Market di Busan International Film Festival 2015 dan Cinefondation L’Atelier Cannes Film Festival 2016.

Film ini menerima dukungan pembiayaan dari Talents Tokyo Next Masters Support Programme dan subsidi Cinémas du Monde dari Kementerian Luar Negeri Prancis.

Marlina merupakan film keempat Indonesia yang terseleksi dalam rangkaian Festival Film Cannes setelah sebelumnya Tjoet Nja’ Dhien (1988, Semaine de la Critique), Daun di Atas Bantal (1998, Un Certain Regard), dan Serambi (2006).

Sebelumnya Mouly menyutradarai film What They Don't Talk About When They Talk About Love (2013), film Indonesia pertama yang masuk seleksi World Cinema Dramatic Competition Sundance Film Festival. Film pertamanya, Fiksi (2008), mengantar Mouly menjadi satu-satunya perempuan peraih Piala Citra untuk kategori sutradara terbaik. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)