Pan Brothers Akan Tambah Kapasitas Produksi Tahun Ini

Oleh : Hariyanto | Jumat, 12 Mei 2017 - 14:26 WIB

PT Pan Brothers Tbk (PBRX)
PT Pan Brothers Tbk (PBRX)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Perusahaan garmen PT Pan Brothers Tbk (PBRX), berencana menambah kapasitas produksi 6 juta potong garmen tahun ini.

"Penambahan produksi dilakukan untuk menggenjot kinerja penjualan. Kami akan menambah kapasitas produksi dari saat ini 90 juta potong per tahun," kata Direktur Keuangan PT Pan Brothers Tbk, Fitri Ratnasari kepada pers di Jakarta, Jumat (12/5).

Untuk menambah produksi 6 juta potong garmen tersebut, PBRX bakal menggelontorkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai US$30 juta. Capex tersebut nantinya diserap untuk pembangunan pabrik baru dengan kapasitas 21 juta potong produk garmen per tahun.

"Tapi efektif produksi maksimum baru pada 2018," papar Fitri.

Sebelumnya, PBRX melontarkan rencana menambah tiga pabrik garmen lagi serta tujuh pabrik Eco Smart tahun ini. Adapun pabrik garmen ini berlokasi di Demak dan Ungaran, yang memproduksi woven top dan bottom, termasuk produk denim.

Sedangkan pabrik Eco Smart direncanakan berada di Tasikmalaya, Jawa Barat. Karena beroperasinya pabrik garmen berlangsung bertahap, maka PBRX menargetkan produksi sebanyak 111 juta potong produk garmen per tahun bisa tercapai di 2018.

Soal kinerja, penjualan PBRX tahun lalu tumbuh 15% menjadi US$ 482 juta. Penjualan PBRX tersebut didominasi ekspor yang hampir 90%, yakni US$423 juta. Ekspor komoditas garmen PBRX tahun lalu naik 14% dari ekspor tahun sebelumnya senilai US$371 juta.

Dari sisi pasar, Asia masih menjadi kontribusi pasar terbesar bagi PBRX, yakni 49% dari total ekspor. Penjualan PBRX di kawasan Asia tahun lalu tumbuh 26% dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika menilik negara tujuan terbesar ekspor PBRX, Amerika Serikat (AS) masih menempati posisi pertama. Tahun lalu, ekspor ke AS mencapai US$127 juta

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri kaca lembaran. (Foto Ist)

Senin, 28 Mei 2018 - 16:15 WIB

Makin di Ujung Tanduk, Asosiasi Kaca Lembaran Desak Pemerintah Turunkan Harga Gas Serta Redam Impor Kaca dari Malaysia

Membanjirnya produk impor dan masih tingginya harga gas industri di Tanah Air telah membawa industri kaca nasional berada di ujung tanduk.

Launching Calender of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) (Foto:Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 16:00 WIB

Wisman Malaysia Pilih Riau untuk Wisata Ramadhan

Provinsi Riau memiliki daya tarik untuk mendatangkan wisatawan dari negara serumpun Malaysia untuk melakukan kunjungan wisata selama bulan Ramadhan 1439 H.

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan

Senin, 28 Mei 2018 - 15:52 WIB

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Buat Prototipe Pesawat Tanpa Awak Pemadam Kebakaran

Pesawat tanpa awak tersebut diberi nama PROPEDER Prototype Robot Terbang Pemadam Kebakaran.

Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 15:00 WIB

BI Antisipasi Modal Keluar Jelang Pertemuan FOMC

Bank Indonesia menyebutkan terus meningkatkan pengawasan dan mitigasi terhadap potensi keluarnya modal asing yang bisa menggerus nilai tukar rupiah terutama menjelang rapat Komite Pasar Terbuka…

Dealer Honda / http://idolosol.com

Senin, 28 Mei 2018 - 14:54 WIB

Honda Siapkan 114 Bengkel Siaga Hadapi Mudik Lebaran 2018

PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menghadirkan program Honda emergency service atau bengkel siaga Honda. Program ini dirancang untuk menemani konsumen Honda selama melakukan perjalanan mudik.…