Tingkatkan produktifitas Pertanian, Pupuk Indonesia Alokasikan 1.990 Ton Pupuk Subsidi Ke Papua

Oleh : Hariyanto | Minggu, 07 Mei 2017 - 12:33 WIB

Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen meningkatkan produktifitas pertanian di SP 9, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

"Pengembangan kawasan pertanian dilakukan di lahan seluas 200 ha bersama dengan anak usaha untuk meningkatkan produktivitas pertanian di kawasan ini," kata Kepala Corporate Communication Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, Sabtu (6/5/2017).

Wijaya menjelaskan, di distrik tersebut Pupuk Indonesia melakukan kegiatan-kegiatan penelitian dan kajian terkait aspek pemupukan, pengelolaan sawah, produktivitas, hingga aspek pemasaran.

Sebagai pendukung pengembangan pertanian di Merauke tersebut, Pupuk Indonesia juga memastikan pasokan pupuk sesuai dengan kebutuhan, dalam meningkatan produktivitas pertanian di Distrik Tanah Miring.

"Tahun ini alokasi pupuk subsidi untuk wilayah Papua sebanyak 1.990 ton," ungkap Wijaya.

Langkah Pupuk Indonesia tersebut merupakan wujud dukungan kepada pemerintah menjadikan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Untuk itu, Pupuk Indonesia menempatkan secara khusus PT Pupuk Indonesia Pangan sebagai pengelola area pengembangan lahan pertanian, serta melibatkan anak usahanya seperti PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik, guna menyalurkan pupuk baik subsidi maupun non subsidi untuk petani di Kabupaten Merauke.

Selain di kawasan itu, Pupuk Indonesia juga mengembangkan program riset di sejumlah daerah yakni di Kabupaten Kapuas (Kalimantan Tengah) dan Kabupaten Ketapang (Kalimantan Barat).

Wijaya berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi anggota holding Pupuk Indonesia untuk meningkatkan kerja sama saling menguntungkan dengan pihak lain serta mengadakan unit usaha kegiatan di bidang pertanian. "Melalui sinergi semacam ini, kami yakin dapat mendorong kinerja holding secara keseluruhan," ucap Wijaya.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga telah bekerja sama dengan Koperasi "Kawan Tani Sejati", yang tertuang dalam nota kesepahaman(MoU) Tentang Peningkatan Produktivitas Pertanian di Kabupaten Merauke pada akhir 2016.

Selain penyediaan pupuk, cucu perusahaan Pupuk Indonesia yaitu PT Petrosida juga ikut berperan aktif dalam menyalurkan sarana produksi pertanian berupa pestisida dan produk hayati.

"Dengan sinergi Pupuk Indonesia Grup bersama Koperasi dan Dinas Pertanian setempat, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Merauke terus meningkat sehingga upaya pemerintah menuju swasembada pangan dapat segera tercapai," pungkas Wijaya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Timnas Prancis berhasil menjuarai Piala Dunia usai menumbangkan Kroasia 4-2 dalam laga final Piala Dunia 2018. (FOTO: @FIFAWorldCup /Twitter)

Senin, 16 Juli 2018 - 01:31 WIB

Prancis Juara Piala Dunia 2018 di Rusia

Prancis keluar sebagai juara Piala Dunia 2018 di Rusia. Les Blues menekuk Kroasia 4-2 pada laga final yang digelar di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7).

Suasana Nobar Final Piala Dunia di Kementerian PUPR (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Minggu, 15 Juli 2018 - 22:26 WIB

Nobar Final Piala Dunia, Menteri Basuki Jagokan Tim Kroasia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar acara nonton bareng atau Nonton Bareng Final Piala bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beserta seluruh jajaran keluarga besar…

Piaggio Indonesia Kembali Hadirkan Pameran Mall to Mall

Minggu, 15 Juli 2018 - 21:52 WIB

Piaggio Indonesia Kembali Hadirkan Pameran Mall to Mall

Sebagai kelanjutan dari Strategi Roadmap Premiumisasi, PT Piaggio Indonesia kembali menghadirkan pameran Mall to Mall di Main Atrium Pondok Indah Mall 2, dari tanggal 9 Juli hingga 15 Juli 2018.…

PLTS Ilustrasi (ist)

Minggu, 15 Juli 2018 - 20:02 WIB

Tingkatkan Pemanfaatan PLTS, Kementerian ESDM Siapkan Regulasi PLTS Atap

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong peningkatkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Ilustrasi Migas (ist)

Minggu, 15 Juli 2018 - 19:30 WIB

Kementerian ESDM: Komitmen Pasti Investasi Migas Senilai US$1 Miliar Lebih Besar Dari Tahun Sebelumnya

Sebanyak 25 kontrak migas gross split yang ada, menghasilkan total komitmen pasti investasi sekitar US$1 miliar atau Rp 14 triliun.