Produk Barang Jadi Tesktil Kian Besar, Pengusaha Ragu Kembangkan Usahanya

Oleh : Ridwan | Rabu, 03 Mei 2017 - 15:26 WIB

Produksi tekstil (vov5)
Produksi tekstil (vov5)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kalangan pelaku usaha industri hulu tekstil dan produk tekstil menunggu kebijakan pembatasan impor tekstil dari pemerintah.

Keputusan ini nantinya akan menentukan apakah pebisnis akan menambah kapasitas atau sebaliknya, mengurangi produksi.

"Komposisi produk barang jadi tekstil yang kian besar di pasar domestik membuat pelaku usaha hulu was-was untuk mengembangkan usahanya," ungkap Sekjen Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta di Jakarta (3/5/2017).

Redma menambahkan, kenaikan permintaan justru ditangkap oleh produk impor. Meski mengimpor produk jadi, industri hulu ikut terpukul karena produsen hilir lokal juga mengurangi produksi.

"Untuk pasar lokal, impor bahan baku sebaiknya ditutup sehingga produksi hulu lokal dapat terserap dengan baik," terang Redma.

Sementara itu, Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka, Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono membenarkan saat ini industri hulu TPT terpukul oleh produk impor yang membanjiri pasar. Oleh karena itu, koordinasi Kemenperin, Kementerian Perdagangan, dan Ditjen Bea Cukai akan diperkuat.

Menurut Redma, untuk meningkatkan kembali gairah industri tekstil hulu salah satunya adalah tingkatkan daya saing.

"Namun yang jadi masalah saat ini, pemerintah belum perkuat peluru seperti harga gas dan bahan baku untuk kita bisa lebih berdaya saing tinggi," tutup Redma.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kayu di Hutan

Rabu, 22 November 2017 - 19:28 WIB

Pemerintah Wacanakan Buka Keran Ekspor Kayu Bulat

Setelah dilarang selama 16 tahun. pemerintah mempertimbangkan untuk membuka kran ekspor kayu bulat atau log. Alasannya, untuk mengangkat harga komoditas itu yang jatuh di pasar lokal.

Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 18:27 WIB

Aptrindo: Sudah Saatnya Angkutan Barang Masuk Sistem Digital

Era industrialisasi digital mengharuskan semua sektor industri mengimplementasikan sistem digitalisasi guna meningkatkan daya saing industri, tak terkecuali industri angkutan barang.

PT Totalindo Eka Persada Tbk

Rabu, 22 November 2017 - 17:50 WIB

Totalindo Eka Persada Akan Garap Proyek TOD Senilai Rp3 Triliun

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) menandatangani perjanjian pembangunan proyek kawasan terpadu (TOD) dengan BUMD DKI, PD Pembangunan Sarana Jaya senilai Rp3 triliun.

Budayawan; Emha Ainun Nadjib (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:37 WIB

Ango An Poteh Tolang, Setnov

Andaikan Markesot dikenal oleh Setya Novanto dan ditanya tentang keadaannya hari-hari ini, mestinya Markesot menjawab begini: "Etembang poth mata, ango`an poth tolang, ta`iye!". Daripada mata…

Golden Tulip Holland Resort Batu, Jawa Timur

Rabu, 22 November 2017 - 17:30 WIB

Rayakan Tahun Baru dan Natal, Golden Tulip Holland Resort Batu Tawarkan Paket Spesial

Pergantian tahun dan perayaan hari Natal merupakan satu momen dimana tiap keluarga saling berkumpul atau mengisinya dengan berlibur ke suatu tempat ataupun ke destinasi wisata untuk merayakannya.