Pertumbuhan Sektor Industri Kimia, Tekstil dan Aneka 4,41 Persen

Oleh : Ridwan | Rabu, 03 Mei 2017 - 13:12 WIB

Produksi tekstil (vov5)
Produksi tekstil (vov5)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan industri di sektor industri kimia, tekstil dan aneka (IKTA) pada 2017 sebesar 4,41 persen.

Dirjen IKTA Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, dalam upaya merealisasikan target tersebut, kami terus memacu pengembangan industri pupuk, petrokimia, gasifikasi batu bara, pembangunan industri turunan amonia berbasis gas dan pembangunan pabrik bahan baku obat berbasis migas.

"Investasi di dalam negeri untuk sektor IKTA, paling tinggi pada industri kimia sebesar Rp59 triliun, sedangkan untuk nilai impornya masih sangat besar mencapai USD 17,75 miliar," ungkap Achmad Sigit Dwiwahjono di Jakarta (3/5/2017).

Menurut Sigit, proyeksi pertumbuhan di sektor IKTA akan terpenuhi, seiring dengan komitmen pemerintah menciptakan iklim investasi industri yang kondusif serta kemudahan berusaha melalui deregulasi dan paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan.

Sigit mengakui, sampai saat ini masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan antara lain, iklim usaha untuk peningkatan investasi, utilisasi yang masih belum optimal, serta jaminan bahan baku.

"Untuk peningkatan investasi, Kami akan usulkan adanya insentif tax holiday dan tax allowance. Dan kami juga akan mengusulkan untuk harga gas bumi tertentu," tambah Sigit.

Seperti diketahui, Pemerintah telah menetapkan industri pengolahan non-migas menjadi salah satu sektor prioritas yang tengah dipacu pengembangannya sebagai penggerak pembangunan dan pemerataan ekonomi nasional.

Pasalnya, selama ini kontribusi industri mampu membawa efek berganda terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan nilai tambah, dan penerimaan devisa.  

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Oesman Sapta Odang (OSO) Ketum Umum Hanura Oesman

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:07 WIB

Konflik Partai Hanura, OSO-Daryatmo Harus Temukan Kompromi Politik

Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyarankan para elit politik Hanura harus secepatnya bertemu untuk menemukan kompromi politik yang terbaik bagi partai…

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:57 WIB

Menhan Ungkap Empat Isu Krusial Ganggu Keamanan Kawasan

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, menyebutkan, saat ini dunia tengah menghadapi empat isu krusial yang dapat mengganggu keamanan kawasan regional dan wilayah.

Ilustrasi Petani Garam (Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:55 WIB

Kemenperin Blak-Blakan Soal Impor Garam

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui jika saat ini pemerintah maupun para petani belum mampu menyediakan kebutuhan garam bagi industri. Sehingga, opsi impor garam menjadi langkah…

Partai Solidaritas Indoensia (PSI) (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:52 WIB

PSI Galang Dana Publik untuk Perbaiki Iklim Politik Tanah Air

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pembiayaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:39 WIB

MPR: Indonesia Butuh Haluan Negara

Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kembali pola pembangunan sejenis garis besar haluan negara(GBHN), ditengah munculnya fenomena Demokrasi Pancasila menghasilkan…