Menperin: Global Sustainability Terobosan Hadapi Persaingan

Oleh : Ridwan | Rabu, 03 Mei 2017 - 13:06 WIB

Menperin Airlangga Hartarto - Dok Kemenperin
Menperin Airlangga Hartarto - Dok Kemenperin

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, Global Sustainability merupakan salah satu terobosan baru untuk menghadapi persaingan dan membuat akses pasar baru dengan fokus pada standar yang berkelanjutan dan Global Value Chain.

"Melalui 'Global Sustainability Standards Symposium' kita perlu menyamakan persepsi dan saling bersinergi diantara sesama pemangku kepentingan terkait kebijakan pembangunan yang berkelanjutan," ungkap Airlangga saat pembukaan forum 'Global Sustainability Standards Symposium' di Jakarta (3/5/2017).

Menurut Airlangga, saat ini kita sudah melakukan pelaksanaan standar misalnya, di kelapa sawit dengan ISPO, kemudian di industri kehutanan dangan SLVK.

"Untuk industri besar ini tidak bermasalah, justru bagi industri kecil ini merupakan suatu masalah," terang Menperin.

Sustainable Standard bagi industri kecil merupakan suatu masalah, karena pengeluaran harus ditanggung oleh mereka, sedangkan produk yang sudah bersertifikat tidak mendapatkan premium price dibandingkan produk dari negara lain tanpa sertifikat.

"Saya minta negara-negara lain supaya fair, kalau mereka menuntut hal ini dari Indonesia, tentu mereka harus menuntut hal yang sama pada negara-negara lain," imbuh Airlangga.

Airlangga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sudah melaksanakan sustainability standar di beberapa industri, tetapi negara lain tidak melakukan itu.

"Hal itu yang kita himbau kepada yang pegang sustainability standar, agar mereka fair trade bukan political trade," tutup Menperin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gulai Lemea, Kuliner Khas Ramadan Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Mencicipi Gulai Lemea, Kuliner Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Indonesia, kaya akan keanekaragam kuliner yang lezat seperti kuliner khas Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yakni Gulai "Lemea" yang saat ini banyak dicari oleh kalangan…

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Jelang Lebaran 2018, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Pertamina memproyeksikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2018 konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji harian secara nasional naik rata-rata 15% bila dibandingkan dengan hari biasanya.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:28 WIB

IHSG Jumat Ditutup Menguat 29,20 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, ditutup menguat sebesar 29,20 poin seiring dengan kondisi pasar yang mulai pulih.

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:14 WIB

Pertamina: Selama Ramadhan Konsumsi LPG Meningkat Lima Persen

PT Pertamina (Persero) telah mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG selama Ramadan hingga mudik Idul Fitri dengan menambah pasokan sejak awal Ramadan. Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina…

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:00 WIB

Paripurna DPR Antiklimaks Setujui RUU Terorisme

Rapat paripurna pengambilan keputusan atas revisi Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Terorisme seakan antiklimaks tanpa adanya interupsi dan perdebatan, akhirnya secara aklamasi menyetujui…