Tata Motors Andalkan Dua Varian Pickup Terbaru di IIMS 2017

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 28 April 2017 - 10:52 WIB

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) luncurkan dua varian pikap terbaru Tata Super Ace dan Tata Xenon HD.
Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) luncurkan dua varian pikap terbaru Tata Super Ace dan Tata Xenon HD.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) luncurkan dua varian pikap terbaru Tata Super Ace dan Tata Xenon HD. Selain itu bus LPT 407 tampil perdana dalam ajang Indonesia International Motor Show 2017.

Varian pertama pikap terbaru, Tata Super Ace High Toque (HT) DLS memiliki keunggulan performa menanjak sampai 39% dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Berkapasitas mesin 1.405 cc, model pikap terbaru ini mampu melaju dengan kecepatan maksimum 125 kpj.

Sementara, lainnya ada Tata Xenon HD (heavy duty) sebagai penerus dari Tata Xenon RX kini dilengkapi dengan mesin turbo intercooled dengan highgear ratio untuk menunjang kemampuan daya angkut dan memiliki kemampuan menanjak sampai 28% dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Berkapasitas mesin 2.956 cc, Xenon HD mampu mencapai kecepatan maksimum 105 kpj.

Selain itu, LPT 407 bus yang berkapasitas mesin 2956 cc yang berkapasitas 18 penumpang. Harga yang ditawarkan untuk Super Ace HT DLS hanya selisih Rp 7 juta dari model pikap Super Ace yang sebelumnya yaitu berkisar sekitar Rp 147.000.000.

Sementara Xenon HD memiliki selisih harga sekitar Rp 10 juta dari generasi Xenon RX yaitu berkisar sekitar Rp 170.000.000.

"Harga Super Ace HT selisihnya hanya beda Rp 7 juta dari model pikap sebelumnya dan kalau Xenon HD memiliki selisih harga sekitar Rp 10 juta dari model Xenon RX," ungkap Wildan, Marketing Manager PT Tata Motors Distribusi Indonesia.

Model varian pikap terbaru besutan Tata Motors untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan model pikap yang tangguh.

"Tata Super Ace HT kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen mengenai kendaraan yang tangguh untuk menghadapi tanjakan terjal. Kami sadar banyak jalanan di Indonesia memiliki kontur jalanan dengan tanjakan terjal dan kami mendengar saran mereka," ujar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta, dalam keterangan persnya, kemarin.

Biswadev menambahkan, tim Tata Motors India dan Indonesia bekerjasama secara khusus mengembangkan varian pikap terbaru ini.

"Dengan konsumsi bahan bakar yang irit dan torsi lebih besar dari mesin diesel yang baru. Selain itu, varian ini juga memiliki interior berwarna hitam yang terlihat premium," tambah Biswadev.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:11 WIB

BI Rilis Utang Luar Negeri Indonesia Per Mei Sebesar Rp 5.155,6 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir Mei 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:04 WIB

Industri Manufaktur Dongkrak Ekspor RI ke Australia

Industri manufaktur berperan besar dalam mendongkrak peningkatan nilai ekspor Indonesia, salah satunya ke negara tujuan seperti Australia.

WK Migas

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:58 WIB

Kementerian ESDM Tandatangani 3 Kontrak Gross Split Hasil Penawaran Wilayah Kerja Migas 2018

Kementerian Energi dan Sumber dan Sumber Daya Mineral kembali melakukan penandatanganan kontrak bagi hasil Gross Split hasil penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas tahun 2018 yang dilaksanakan di…

Menhub Budi Karya Sumadi

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:40 WIB

Menhub: Biaya Perbaikan Jalan Capai Rp 43 Triliun Pertahun

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini masih banyak truk kelebihan muatan dan ukuran beroperasi di jalanan sehingga menyebabkan jalan rusak.

Memasuki era revolusi industry 4.0 hampir segala sektor terdigitalisasi. Hal itu pula yang melatarbelakangi platform GazEgaz.com

Selasa, 17 Juli 2018 - 15:20 WIB

GazEgaz Hadir Sebagai Platform Industri Energi dan Pertambangan

Memasuki era revolusi industry 4.0 hampir segala sektor terdigitalisasi. Hal itu pula yang melatarbelakangi platform GazEgaz.com